Berbagai postingan juga menyebutkan bahwa PT Sritex akan resmi tutup pada 28 Februari 2025, sehingga seluruh karyawannya terkena PHK.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex, Widada, mengungkapkan bahwa karyawan mulai mengisi dan menandatangani surat PHK sebagai bagian dari prosedur resmi pascaputusan pailit yang dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga Semarang.
"Itu tadi pada ngisi sebagian. Kalau di-PHK kan ada suratnya," ujar Widada di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu 26 Februari 2025.
Selain itu, para karyawan juga mulai mengurus persyaratan untuk pencairan jaminan hari tua (JHT) mereka.
"Jadi JHT supaya segera cair," tambahnya.
Widada juga menyoroti keterlambatan pembayaran gaji karyawan yang sebelumnya terjadi, berharap agar tidak ada keterlambatan lagi dalam pencairan gaji bulan terakhir mereka.
"Biasanya kan molor-molor, kemarin molor delapan hari. Yang molor gaji bulan Februari, tapi ya terus dibayarkan,” tutur Widada.
“Diharapkan gajian bulan depan jangan sampai terlambat lagi. Karyawan molor gajinya itu bikin repot, kan buat bayar utang, angsuran," katanya.
Pihaknya mengatakan bahwa saat ini, jumlah buruh dan karyawan Sritex tercatat sekitar 6.660 orang.
Baca Juga: Ada kasus keracunan MBG, Kepala Badan Gizi Nasional: Itu mitra yang baru-baru
Widada menegaskan bahwa pengisian surat PHK juga diperlukan untuk mengurus jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) dan pesangon.
"Karyawan sudah menerima surat PHK untuk mencari jaminan kehilangan pekerjaan, pesangon kan juga harus terdata. Tapi ini belum selesai kok," tuturnya.
Respons pemerintah terhadap isu PHK massal
Artikel Terkait
Subang ramah investasi, Pemkab Subang lakukan sosialisasi dua perda baru bagi para investor, perusahaan dan BUMD
Antisipasi kecelakaan kerja, RS Hamori gelar Seminar Penanganan Tepat Kegawatdarutan bagi ratusan perusahaan dan pabrik di Subang
Top 5 perusahaan Indonesia yang raih gelar terbaik versi majalah TIME 2024
DJP Luncurkan Coretax yang miliki nilai proyek Rp1,3 triliun, ini 3 perusahaan asing yang terlibat dalam pembuatannya
Telisik perusahaan kontraktor pertahanan AS buka lowongan analis medsos Indonesia, ingin pantau RI yang kini masuk BRICS?
Efek domino MBG yang memicu banyaknya PHK, Dirut TVRI akan panggil kembali karyawan untuk bekerja
Komite akan luncurkan pedoman kerja sama platform digital dan perusahaan pers