Prabowo juga menekankan dengan adanya proyek bernilai tinggi ini, diharapkan akan membuka banyak lapangan kerja di Indonesia.
Jika hal tersebut terwujud, maka kemakmuran di Indonesia dalam jangka panjang pun di depan mata.
“Sebagai bagian dari industrialisasi kita dan hilirisasi kita, proyek-proyek yang berdampak tinggi yang akan menciptakan nilai tambah yang signifikan untuk bangsa kita,” kata Prabowo.
“Menciptakan manfaat nyata lapangan kerja yang bermutu kemakmuran yang berjangka panjang bagi masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
Baca Juga: Tak hanya pneumonia, dokter diagnosis Paus Fransiskus dengan gagal ginjal dan minta istirahat total
Tekad Indonesia menjadi negara maju
Dalam acara yang sama, Presiden Prabowo juga mengatakan kalau Indonesia tidak akan menjual hasil sumber daya alamnya dengan harga yang murah.
“Kita bertekad ingin menjadi negara maju,” tegas Prabowo.
“Kita sudah menunjukkan komitmen kita untuk mengurus kekayaan dan aset Indonesia dengan disiplin finansial yang sangat berhati-hati dan pemerintah yang bertanggung jawab," jelasnya.
Prabowo juga mengatakan harapannya pada pendirian Danantara sebagai instrumen pembangunan nasional yang akan mampu untuk mengelola kekayaan milik Indonesia.
“Apa yang kita luncurkan hari ini bukan sekadar sebuah dana investasi,” kata Prabowo
“(Danantara) Melainkan instrumen alat pembangunan nasional yang harus bisa mengubah cara kita mengelola kekayaan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.
Dasar berdirinya Danantara
Danantara dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.
Artikel Terkait
Sri Mulyani tetapkan KIP tidak terkena efisiensi anggaran, beasiswa untuk mahasiswa aman terkendali
Biaya UKT Perguruan Tinggi diperkirakan naik imbas efisiensi anggaran, Menkeu pastikan tidak akan ada dampak pada layanan pendidikan
Terdampak efisiensi, retret kepala daerah tidak berlangsung selama 14 hari, ini skema barunya
Retret kepala daerah banyak mengubah skema awal, efisiensi masih jadi alasannya, termasuk tidak bergabungnya para wakil kepala daerah
Mengundang Dewa 19 di tengah efisiensi anggaran, Menteri PKP klaim Ahmad Dhani enggan dibayar
Sri Mulyani jadi pemateri di retret kepala daerah, titip pesan untuk mengoptimalkan anggaran APBN dan APBD di tengah efisiensi
Daftar bos Danantara yang kabarnya akan gandeng para mantan Presiden RI, ini tugas dan fungsinya