20 Kepala daerah kader PDIP tunda perjalanan retret imbas penahanan Hasto Kristiyanto atas instruksi Megawati

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 23 Februari 2025 | 18:57 WIB
Pramono Anung saat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo dalam pelantikan Gubuernur Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 (Instagram.com/pramonoanungw)
Pramono Anung saat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo dalam pelantikan Gubuernur Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025 (Instagram.com/pramonoanungw)

"Kita ini sudah jadi kepala daerah. Maka ketaatan utama kita harus taat pada sistem yang ada dalam pemerintahan. Tapi kalau Bu Mega melarang, itu hak Bu Mega, yang jelas kalau orang sudah jadi kepala daerah harus tunduk dan patuh pada keputusan pemerintah," tegasnya.

Baca Juga: Soal instruksi Megawati minta kader PDIP tunda kegiatan retret, Dedi Mulyadi justru minta kepala daerah se-Jabar manut perintah Prabowo

Dedi Mulyadi bersama 30 bupati dan wali kota dari Jawa Barat dijadwalkan berangkat ke Akademi Militer Magelang menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara (AU).

20 Kepala Daerah PDIP Tunda Keberangkatan

Meski begitu, sejumlah kepala daerah dari PDIP memutuskan untuk mengikuti instruksi Megawati dan menunda keberangkatan mereka ke Magelang. 

Berikut daftar 20 kepala daerah yang menunda keikutsertaan dalam retret:

1. Gubernur Jakarta: Pramono Anung

2. Gubernur Bali: I Wayan Koster

3. Wali Kota Bekasi: Tri Adhianto

Baca Juga: Megawati larang kader PDIP ikut retret buntut ditahannya Hasto Kristiyanto, bagaimana dampaknya?

4. Bupati Bekasi: Ade Kuswara Kunang

5. Bupati Tapanuli Tengah: Masinton Pasaribu

6. Bupati Banyumas: Sadewo Tri Latinono

7. Wali Kota Manado: Andrei Angouw

8. Bupati Banyuwangi: Ipuk Fiestiandi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X