Salah satu pelopor kerajinan serat nanas di Kabupaten Subang yang juga pemilik Alfiber, Alan Syahroni, mengatakan bahwa selama proses pelatihan yang digelar LAZ Assyifa Peduli dan Kemenperin RI para peserta sangat antusias.
"Karena masih jarang ya pengolahan serat daun nanas ini, jadi peserta sangat antusias untuk belajar," kata Alan Syahroni.
"Progresnya cukup baik, karena mereka semangat belajar mulai dari bagaimana mengambil daun nanas, memilah daun nanas yang bisa diolah, praktik pembuatan secara manual maupun dengan mesin," tambahnya.
Dalam proses pelatihan tersebut, lanjut Alan pihaknya juga mengajarkan bagaimana proses serat daun hingga menjadi benang-benang.
Baca Juga: Prabowo sambangi Jokowi ke Solo, santap malam angkringan berdua
"Kami mengajarkan bagaimana membuat benang-benang dari serat daun nanas, pemintalan di mana serat daun nanas diambil per helai kemudian disambung dengan teknik sambung tenun, digolong, dipalet menjadi benang yang siap ditenun," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan yang juga UMKM asal Desa Tambakan, Sarna mengaku sangat senang dan terbantu saat mengikuti pelatihan tersebut.
"Sebagai pedagang dengan adanya program pemberdayaan ini, saya dan peserta lainnya merasa sangat terbantu sekali, untuk pemula seperti saya dalam mengembangkan inovasi ke depannya, pelatihannya pun sangat seru, kemarin saya membuat hiasan dinding dan topi koboi," kata Sarna.
"Saya dan teman-teman di sini berharap dengan adanya program pemberdayaan Assyifa Peduli ini dapat mengoptimalkan potensi kami khususnya sehingga bisa menciptakan produk lokal yang go internasional," tambahnya.
Artikel Terkait
Peduli pada isu sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Subang, media online GenMilenial.id lakukan kerjasama dengan LAZ Assyifa Peduli
LAZ Assyifa Peduli dan Badan Wakaf Assyifa salurkan 20.183 paket Ramadhan untuk masyarakat Kabupaten Subang dan Palestina
Festival Muharram 1446 H, LAZ Asyifa Peduli santuni 500 yatim di Flora Wisata D’Castello dan kunjungi 1000 lebih rumah dhuafa
Komunitas Sahabat Nasi Gratis Pamanukan dan LAZ Assyifa Peduli bagikan 316 paket makanan bagi para ODGJ dan tukang becak
Wujudkan transparansi dan akuntabilitas, LAZ Assyifa Peduli jalani audit oleh Kantor Akuntan Publik AR. Utomo
Setahun perang Gaza, LAZ Assyifa Peduli distribusikan bantuan kemanusiaan kepada 14.182 warga Palestina
Kemenperin tunjuk LAZ Assyifa Peduli sebagai mitra penyelenggaraan bimbingan teknis WUB pengembangan serat alam nanas