LAZ Assyifa Peduli dorong pemberdayaan masyarakat Subang dengan kembangkan potensi lokal serat daun nanas jadi produk bernilai

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 5 November 2024 | 20:03 WIB
Bimtek wirausaha baru bagi para UMKM di Kabupaten Subang kolaborasi LAZ Assyifa Peduli dan Kemenperin, pada 28 Oktober 2024 hingga 1 November 2024
Bimtek wirausaha baru bagi para UMKM di Kabupaten Subang kolaborasi LAZ Assyifa Peduli dan Kemenperin, pada 28 Oktober 2024 hingga 1 November 2024

Salah satu pelopor kerajinan serat nanas di Kabupaten Subang yang juga pemilik Alfiber, Alan Syahroni, mengatakan bahwa selama proses pelatihan yang digelar LAZ Assyifa Peduli dan Kemenperin RI para peserta sangat antusias. 

"Karena masih jarang ya pengolahan serat daun nanas ini, jadi peserta sangat antusias untuk belajar," kata Alan Syahroni.

"Progresnya cukup baik, karena mereka semangat belajar mulai dari bagaimana mengambil daun nanas, memilah daun nanas yang bisa diolah, praktik pembuatan secara manual maupun dengan mesin," tambahnya.

Dalam proses pelatihan tersebut, lanjut Alan pihaknya juga mengajarkan bagaimana proses serat daun hingga menjadi benang-benang.

Baca Juga: Prabowo sambangi Jokowi ke Solo, santap malam angkringan berdua

"Kami mengajarkan bagaimana membuat benang-benang dari serat daun nanas, pemintalan di mana serat daun nanas diambil per helai kemudian disambung dengan teknik sambung tenun, digolong, dipalet menjadi benang yang siap ditenun," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan yang juga UMKM asal Desa Tambakan, Sarna mengaku sangat senang dan terbantu saat mengikuti pelatihan tersebut. 

"Sebagai pedagang dengan adanya program pemberdayaan ini, saya dan peserta lainnya merasa sangat terbantu sekali, untuk pemula seperti saya dalam mengembangkan inovasi ke depannya, pelatihannya pun sangat seru, kemarin saya membuat hiasan dinding dan topi koboi," kata Sarna.

"Saya dan teman-teman di sini berharap dengan adanya program pemberdayaan Assyifa Peduli ini dapat mengoptimalkan potensi kami khususnya sehingga bisa menciptakan produk lokal yang go internasional," tambahnya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X