APBD Subang Rp3,8 T, sedangkan anggaran pembangunan 30 persen, bisakah Subang bergerak menjadi daerah maju?

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 22 April 2024 | 12:15 WIB
Kantor Bupati Subang
Kantor Bupati Subang

GENMILENIAL.ID - Pj Bupati Subang, Dr. Imran menyampaikan bahwa anggaran APBD Kabupaten Subang sebesar Rp3,8 Triliun, namun sebagian besar anggaran tersebut masih terfokus hanya untuk belanja pegawai dan belanja operasional kantor.

“Lebih kurang 70 persen, artinya apa kita hanya punya belanja pembangunan itu sebesar 30 persen dari keseluruhan anggaran,” kata Dr. Imran pada awak media, Rabu, 03 April 2024.

Dengan berbagai keterbatasan tersebut, lanjut lelaki asal Aceh ini, pihaknya meminta semua stakeholder yang ada di Kabupaten Subang untuk turut aktif dalam membangun Kabupaten Subang.

“Termasuk pengusaha yang ada di Kabupaten Subang dan BUMN yang ada di Subang,” ujarnya.

Baca Juga: RA Kartini, suarakan emansipasi wanita di tengah tatanan tradisional, ini yang diperjuangkanya

Lebih lanjut ia pun menuturkan langkah dan upaya yang bisa dilakukan oleh Pemda Subang dengan sisa anggaran 30 persen dari operasional belanja pegawai dan belanja operasional kantor untuk pembangunan Subang.

“Saya sudah menginventarisir terkait dengan prioritas program pembangunan yang ada di Kabupaten Subang,” kata Dr. Imran

“Untuk 2024 ini, saya katakan bahwa yang paling penting yang harus dilakukan di Subang ini adalah bagaimana memperbaiki Insfrastruktur yang sudah ada,” tambahnya.

Lebih jauh, ia pun menyebut untuk bisa mengoptimalkan insfrastruktur yang ada dan menyelesaikan infrastruktur yang belum selesai, itu yang akan dilakukan oleh pihaknya.

Baca Juga: Atlet voli Indonesia, Yolla Yuliana berpesan agar para perempuan bijak gunakan hak emansipasi

Selanjutnya, kata Dr. Imran dengan keterbatasan anggaran sisa 30 persen tersebut, Pemda Subang akan berupaya untuk mencari potensi-potensi lainya untuk pembiayaan pembangunan di Subang.

“Apa yang kita lakukan, bagaimana memperbaiki kinerja pembangunan dan kinerja birokrasi yang ada di Subang, salah satunya memperbaiki sistem pengadaan barang dan jasa dalam percepatan untuk realisasi anggaran,” paparnya.

Disamping itu, pengoptimalan BUMD yang ada di Kabupaten Subang merupakan bagian dari prioritas dirinya agar bagaimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang bisa meningkat.

Dengan melakukan hal tersebut, kata Dr. Imran pada tahun-tahun berikutnya Kabupaten Subang bisa mendapatkan insentif dari pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X