Bahkan, unggahan akun @gardabiru.id pada 28 Juli 2025 menyebut bahwa hingga 23 Juli 2025, kampus baru menerbitkan 500 ijazah untuk wisudawan Februari 2025.
Sementara itu, satu ijazah dari wisudawan periode November 2024 masih dalam proses finalisasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus belum memberikan pernyataan resmi terkait beredarnya surat pernyataan bermaterai tersebut.
Namun, diskusi publik terkait transparansi proses penerbitan ijazah dan kebebasan berpendapat mahasiswa terus bergulir di berbagai platform media sosial.***