GENMILENIAL.ID - Presiden Joko Widodo turut menanggapi soal kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ramai diperbincangan masyarakat akhir-akhir ini.
Ia pun mengatakan bahwa kenaikan UKT kemungkinan akan dilaksanakan pada tahun depan, sedangkan untuk tahun ini dibatalkan Kemendikbudristek.
Presiden Jokowi juga telah memerintahkan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim untuk mencari cara agar UKT tidak memberatkan mahasiswa.
"Kemungkinan ini akan dievaluasi dulu, kemudian kenaikan setiap universitas akan dikaji dan dikalkulasi," kata Jokowi dikutip dari PMJNews pada Selasa, 28 Mei 2024.
Baca Juga: 9 Tips agar laptop lemot menjadi lancar, seperi ini caranya
"Sehingga, kemungkinan, ini masih kemungkinan, nanti ini kebijakan di Mendikbud akan dimulai kenaikannya tahun depan," tambahnya.
Presiden Jokowi juga menambahkan bahwa dirinya tidak menginginkan kenaikan UKT terjadi secara mendadak yang akan menjadi beban berat bagi mahasiswa.
Ia juga menginginkan agar ada waktu persiapan sebelum tarif UKT benar-benar naik.
Mendikbudristek Nadiem makarim juga sebelumnya sudah memastikan bahwa pihaknya sedang mengkaji ulang terkait kenaikan UKT tahun ini.
Baca Juga: Korlantas Polri akan ganti nomor SIM dengan NIK pada 1 Juni 2025
Nadiem juga tengah berupaya untuk melakukan evaluasi satu persatu permintaan PTN untuk menaikan UKT pada tahun depan.
"Kalaupun ada kenaikan UKT, harus dengan asas keadilan dan kewajaran. Dan itu yang akan kita laksanakan," paparnya.