Diisukan ingin merebut Ketua Umum PDI Perjuangan, seperti ini tanggapan Presiden Jokowi

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Jumat, 5 April 2024 | 00:24 WIB
Presiden Jokowi saat melepaskan bantuan kemanusiaan untuk bangsa Palestina dan Sudan di Pangkalan TNI Halim Perdanakusuma, Jakarta (Setkab)
Presiden Jokowi saat melepaskan bantuan kemanusiaan untuk bangsa Palestina dan Sudan di Pangkalan TNI Halim Perdanakusuma, Jakarta (Setkab)

GENMILENIAL.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah kabar bahwa dirinya ingin merebut posisi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat menanggapi pertanyaan awak media terkait isu tersebut usai dirinya melepas bantuan kemanusiaan untuk Palestina dan Sudan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Rabu 3 April 2024.

Baca Juga: Indonesia berhasil naik 8 peringkat, Ketua Umum PSSI ajak tim bekerja lebih keras lagi

Dengan nada sambil bergurau presiden pun malah menyebut posisi partai lain.

"Bukanya Golkar?" kata Presiden Jokowi dikutip dari Antaranews pada Jumat, 5 April 2024.

Saat ditanya lebih lanjut, Presiden Jokowi lantas membantah berbagai isu terkait dirinya ingin merebut posisi Ketua Umum, Baik itu Ketua Umum Golkar ataupun Ketua Umum PDI Perjuangan.

"Katanya mau ngerebut Golkar, katanya mau ngerebut ... masa semua mau direbut semuanya? Jangan ... jangan seperti itu," kata Jokowi.

Baca Juga: H-6 Lebaran, puluhan ribu pemudik mulai berangkat via Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Isu tersebut berkembang setelah sebelumnya, Sekretaris Jenedral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menginginkan kursi Ketua Umum PDI Perjuangan yang hingga kini masih diduduki oleh Megawati Soekarnoputri.

Ia juga menuturkan bahwa upaya tersebut dilakukan karena Presiden Jokowi ingin mempertahankan kekuasaanya.

"Presiden Jokowi ingin mempertahankan kepemimpinannya," tutur Hasto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X