Baca Juga: H-20 Ramadan, korban banjir bandang di Aceh cemaskan tradisi berbagi kanji rumbi terancam terputus
Menahan lapar demi ilmu anak-anak
Kisah haru semakin terasa saat diketahui bahwa Ustaz Deni dan keluarganya kerap menahan lapar demi memastikan anak-anak di lingkungannya tetap bisa belajar agama.
Di balik lantunan ayat suci yang ia ajarkan setiap hari, tersimpan perjuangan hidup yang tidak mudah. Bersama sang istri, Ustaz Deni memilih mengutamakan pendidikan anak-anak ketimbang kebutuhan pribadi.
“Bagi Ustaz Deni, rasa lapar bukanlah hal terberat. Yang lebih ia takutkan adalah generasi muda kehilangan ilmu agama,” tulis akun tersebut.
Ketulusan itu membuat banyak warganet menyebutnya sebagai 'pahlawan dalam sunyi', sosok yang berjuang tanpa sorotan, tanpa pamrih, dan tanpa mengharap imbalan.
Warganet tersentuh, harap ada uluran tangan
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik. Hingga Kamis 29 Januari 2026, video itu telah disukai lebih dari 10 ribu pengguna Instagram, dengan ratusan komentar berisi doa dan harapan.
Tak sedikit warganet yang mengajak tokoh publik untuk ikut membantu kehidupan Ustaz Deni agar lebih layak.
“Halo Kak Ivan Gunawan, siapa tahu bisa bantu Pak Guru ngaji ini,” tulis akun @aysha.aurelia.
“Mohon perhatiannya Pak Gubernur Jabar, semoga ada jalan rezeki untuk beliau,” tulis akun lainnya.
Kisah Ustaz Deni menjadi pengingat bahwa di balik keterbatasan, masih ada sosok-sosok yang memilih berjuang demi mencerdaskan generasi, meski harus mengorbankan kenyamanan hidupnya sendiri.***