Ia juga menyinggung pentingnya pendidikan karakter. Bahkan, ia bercerita bahwa disiplin keras dari ibunya menjadi alasan ia dapat menjadi Bupati Subang.
“Saya bisa jadi Bupati karena Ibu saya sering lempar sepatu rak. Itu bentuk pendidikan karakter.” ucapnya.
Peringatan jadi momentum perbaikan layanan publik
Kang Rey menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi pengingat bahwa kualitas layanan publik harus terus meningkat.
“Bukan upacaranya yang penting, tapi bagaimana kita bisa lebih baik dalam melayani masyarakat,” tuturnya.
Acara turut dihadiri Forkopimda, para kepala OPD, camat, TP PKK, DWP, serta undangan lainnya.***