“Ini tanggung jawab kita bersama. Nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas harus kita tanamkan kepada anak-anak,” katanya.
Ega menekankan bahwa jika keluarga kuat dalam nilai antikorupsi, masyarakat pun akan lebih kuat menolak praktik korupsi.
Ia menutup sambutan dengan ajakan kolektif menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik koruptif.
“Menambah kesadaran kita semua akan pentingnya membangun budaya anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: Natalius Pigai soroti kekayaan menteri: Jika setelah menjabat tambah tajir, publik wajar curiga
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sesi diskusi bersama narasumber dari Forum Penyuluhan Anti Korupsi dan Ahli Pembangunan Integritas Provinsi Jawa Barat.
Hadir pula Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Penyuluh Hukum Ahli Pertama RM Sulaiman, serta peserta dari TP PKK Kabupaten dan Kecamatan se-Subang.***
Artikel Terkait
Gelar lomba dangdut, Ketua TP PKK hadirkan Novia Rozma, warga Subang yang jadi juara D'Koplo Indosiar 2023
Ketua TP PKK Subang: Pencegahan korupsi harus dimulai dari keluarga
Ketua TP PKK Subang dorong pengurus kecamatan tertib administrasi dan naik kelas
Banyak anak SD alami gangguan penglihatan, PKK Subang gerak cepat bagikan 1.000 kacamata
Iin Inderawati, Kabid Disparpora Subang yang konsisten merangkul pemuda: Dari jambore hingga dialog kepemudaan
Jambore PKK Subang 2025: Ruang pulih dan penguatan perempuan penggerak desa
Kang Rey tegaskan seleksi pejabat Subang zero rupiah: Transparan, objektif, dan anti titipan