GENMILENIAL.ID – Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan dan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penegasan ini disampaikan Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, dalam Rapat Koordinasi dan Silaturahmi antara Pemkab Subang, Kodim 0605/Subang, dan Mitra Satuan Pengolahan Pangan dan Gizi (SPPG) yang digelar di Ruang Rapat Bupati II, Jumat 7 November 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 0605/Subang, jajaran perangkat daerah terkait, serta perwakilan mitra pelaksana SPPG se-Kabupaten Subang.
Baca Juga: Polisi pastikan 2 kerangka di Kwitang adalah pengunjuk rasa yang hilang saat demo Agustus
Sinergi lintas pihak, jaga keamanan dan pemerataan program
Dalam arahannya, Wakil Bupati Agus Masykur atau yang akrab disapa Kang Akur, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan MBG berjalan aman, merata, dan tepat sasaran.
“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah amanah besar dan prioritas nasional. Keberhasilannya sangat bergantung pada kerja sama, tanggung jawab, dan komunikasi yang solid,” ujar Kang Akur.
Ia menegaskan bahwa selain pelajar, kelompok rentan seperti ibu hamil, menyusui, dan balita (3B) juga harus menjadi prioritas penerima manfaat.
“Kelompok 3B ini adalah calon generasi emas 2045. Jangan sampai mereka tertinggal,” ucapnya.
Baca Juga: Usai kalah dari Zambia, Timnas Indonesia fokus asah mental hadapi Brazil di Piala Dunia U-17
Fokus keamanan pangan: Wajib bersertifikat SLHS
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Subang, dr. Sugito, menyoroti aspek keamanan pangan yang disebutnya sebagai kunci utama keberhasilan MBG.
“Semua bahan makanan harus higienis dan bebas kontaminasi. Karena itu, setiap dapur SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS),” tegasnya.
Ia menambahkan, rantai pangan bisa terkontaminasi di berbagai tahap, mulai dari produksi, distribusi, hingga penyajian, sehingga pengawasan berlapis menjadi mutlak.
Artikel Terkait
Wabup Subang dorong ormas jadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan
84 Ribu UMKM jadi tumpuan ekonomi Subang, Wabup Agus Masykur minta PLUT lebih progresif
Wabup Subang dorong transformasi digital pengadaan barang dan jasa lewat Katalog Elektronik versi 6
Istana tegaskan Tim Koordinasi MBG bentukan Prabowo untuk dukung BGN, bukan gantikan peran
Zulhas soroti potensi ekonomi Rp86 triliun di balik program MBG, Indonesia bisa tiru pola Brasil dukung petani lokal
Polisi gerebek ruko di Jakarta Utara, diduga edarkan nampan MBG palsu berlabel SNI dan 'Made in Indonesia'
Zulhas sebut program MBG bisa naikkan IQ dan cerdaskan masyarakat Indonesia