Baca Juga: Advokat pengurus KAI DPD Banten diduga ditusuk oknum debt collector di Tangsel, polisi buru pelaku
Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan soal pemerataan dan akses.
Ia menilai beasiswa seharusnya lebih diprioritaskan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang benar-benar membutuhkan dukungan finansial.
“Menurut aku banyak sekali anak Indonesia yang pintar banget tapi benar-benar enggak punya uang sehingga enggak bisa sekolah di luar negeri. Padahal mereka kalau apply pasti diterima. Ayo bantu orang-orang seperti itu,” tandasnya.
Pernyataan lama Cinta Laura itu kini kembali menjadi sorotan di tengah polemik awardee LPDP, sekaligus memantik diskusi publik soal transparansi, integritas, dan ketepatan sasaran beasiswa yang bersumber dari dana negara.***
Artikel Terkait
Viral awardee LPDP pamer anak jadi WNA Inggris, suami dipanggil diduga belum tuntaskan pengabdian
Usai polemik ‘Cukup Aku WNI, Anak Jangan’, Arie Kriting soroti nasionalisme hingga dugaan penganiayaan siswa di Maluku
Suami alumni LPDP viral siap kembalikan dana dan bunga, Menkeu Purbaya: Akan kami blacklist
Babak baru polemik awardee LPDP, Tyas dan suami terancam blacklist usai konten ‘Anak Jangan WNI’
Viral dokter spesialis alumni LPDP mengabdi di Jateng, Theofilus Ardy: Tugas saya berkontribusi untuk negara
Tasya Kamila buka laporan kontribusi LPDP, tegaskan pulang dan tuntaskan masa bakti 2018–2023
Helmy Yahya soroti polemik awardee LPDP, tegaskan beasiswa itu uang rakyat dan singgung ancaman brain drain