Namun di balik rasa gentar itu, ia justru menyaksikan keteguhan warga setempat.
Baca Juga: Garitan Kalongliud, model pertanian sirkular ANTAM yang pulihkan lahan dan dongkrak ekonomi desa
“(Hal itu) membuat saya merasa kecil, takut, tapi juga tersadar, di balik ketegangan saya, ada keteguhan mereka,” terangnya.
Salut dengan semangat warga
Luna juga menyoroti semangat warga yang tetap menjalani aktivitas meski infrastruktur belum sepenuhnya pulih.
Anak-anak tetap bersekolah, para orang tua tetap bekerja, dan masyarakat tetap menaruh harapan di tengah keterbatasan.
“Mereka tetap sekolah, tetap bekerja, tetap berharap,” tutur Luna.
“Kehilangan bisa meruntuhkan banyak hal, tapi tidak dengan harapan mereka,” tandasnya.
Unggahan tersebut mendapat respons luas dari warganet.
Hingga Minggu 22 Februari 2026 pukul 18.00 WIB, postingan itu telah disukai lebih dari 48,9 ribu pengguna Instagram dan dibanjiri komentar yang mendoakan keselamatan serta pemulihan wilayah terdampak.
Kisah yang dibagikan Luna Maya menjadi pengingat bahwa di balik bencana yang meruntuhkan bangunan fisik, semangat dan harapan masyarakat tetap berdiri tegak.***
Artikel Terkait
Cinta Laura temui korban banjir bandang di Aceh, puji keteguhan anak-anak yang belajar di tenda tanpa listrik
Ramadan di tengah pemulihan banjir, warga Aceh Tamiang harap dukungan pangan
Bocah di Aceh tengah menangis, sekolah tertimbun lumpur pasca banjir dan longsor
Camp pengungsian Desa Delung Sekinel Aceh Tengah, warga bertahan pascabanjir bandang
Warga Aceh Timur jalani sahur Ramadan pertama di tenda pengungsian pascabanjir
3 Bulan pascabanjir Aceh Tamiang, warga Desa Sulum bertahan dengan air sungai keruh untuk mandi dan masak
Lubang raksasa di Aceh Tengah makin melebar, jalan alternatif warga ditutup total