Jejak candaan lama hingga dukungan ormas: Kasus narkoba Onadio Leonardo kini jadi sorotan tajam publik

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 2 November 2025 | 05:15 WIB
Menyoroti pernyataan artis Onadio Leonardo sebelum tertangkap kasus narkoba hingga kemunculan soal pendampingan hukum (Instagram.com/@onadioleonardo_official)
Menyoroti pernyataan artis Onadio Leonardo sebelum tertangkap kasus narkoba hingga kemunculan soal pendampingan hukum (Instagram.com/@onadioleonardo_official)

Di tengah proses hukum yang berjalan, publik kembali menggali rekaman podcast Onad bersama podcaster Rico Lubis yang tayang pada 30 Oktober 2025, hanya sehari sebelum penangkapannya.

Dalam video itu, Onad sempat berkelakar soal 'bumbu ganja' dalam lontong sayur.

“Lontong sayur lu katanya enak kan? Itu emang dikasih bumbu-bumbu ganja gitu ya,” ujar Onad dengan nada bercanda.

Candaan Onad tersebut langsung disambut tawa Rico Lubis yang turut langsung menimpali.

Baca Juga: Kasus narkoba Onadio Leonardo, polisi dalami dugaan konsumsi ekstasi: Coki Pardede dan istri sampaikan pesan haru

“Kagak-kagak, itu cuma guyonan.” ujar Rico.

Namun, potongan candaan itu kini ramai diunggah ulang di berbagai platform dan dinilai publik sebagai 'sindiran tak disengaja' atas kasus yang menimpanya.

Onad dinilai pecandu, bukan pengedar

Polisi memastikan penangkapan Onad merupakan hasil pengembangan dari kasus narkoba di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Barang bukti yang ditemukan di rumahnya menunjukkan penggunaan pribadi, bukan aktivitas pengedaran.

Baca Juga: Polisi ungkap kronologi penangkapan Onadio Leonardo di rumah elite Ciputat, 3 orang diamankan

Meski demikian, penyidik masih mendalami jaringan peredaran barang haram tersebut, mengingat penelusuran awal menunjukkan adanya hubungan antara Onad dan tersangka lain di Sunter.

Fenomena publik: Dari candaan jadi cermin sosial

Kasus Onad memperlihatkan bagaimana jejak digital bisa berbalik menjadi sorotan hukum dan sosial, terutama bagi figur publik.

Candaan lama kini dihubungkan dengan realitas kasus yang menjeratnya, mempertegas pentingnya tanggung jawab moral di era keterbukaan media.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X