“Malaysia mendukung langkah Indonesia memperjuangkan sistem royalti internasional. Kesetaraan dalam pembayaran royalti penting untuk melindungi hak pencipta,” tegas Armizan.
Baca Juga: 40 Ribu pekerja tekstil terancam PHK jika BMAD 45 persen bahan baku China diterapkan
Harapan bagi industri kreatif
Dengan dukungan antarnegara, Indonesia berharap isu ini mendapat momentum besar di WIPO yang beranggotakan 194 negara.
Jika berhasil, regulasi global bukan hanya memberi keadilan bagi pencipta, tetapi juga mendorong ekosistem industri kreatif di Tanah Air lebih berdaya saing.***
Artikel Terkait
Tantri Kotak ungkap keresahan penyanyi soal Royalti: Industri musik sedang tidak baik-baik saja
Viral struk makan pelanggan di resto diduga kena biaya royalti musik Rp29 ribu
Pemilik akun TikTok klarifikasi soal struk restoran diduga kenakan biaya royalti musik
Kisruh royalti Ari Lasso, Menkum setuju WAMI diaudit
Royalti lagu, ruang abu-abu yang meresahkan publik dan pelaku usaha
Pasha Ungu bela LMKN di tengah polemik royalti, ajak publik tetap dukung musik lokal
Viral, Charly van Houten bebaskan cafe putar lagunya tanpa bayar royalti, malah diberi hadiah