Paparan konten instan seperti video pendek dinilai berdampak pada menurunnya fokus dan meningkatnya tekanan mental pada anak.
Ia mengaitkan fenomena ini dengan pandangan pakar pendidikan Sir Ken Robinson yang menyebut sistem pendidikan modern masih menggunakan model lama berbasis standarisasi, sementara dunia luar sudah berubah drastis.
“Anak-anak sekarang hidup di era digital yang serba cepat dan visual, tapi sistem dan tuntutan masih seperti masa lalu,” katanya.
Guru terjepit di tengah tekanan
Di sisi lain, guru juga menghadapi tekanan besar. Mereka dituntut membentuk karakter siswa, namun kerap tidak mendapat perlindungan memadai saat menerapkan disiplin.
Baca Juga: Jasad dokter PPDS ditemukan di semak belukar, polisi ungkap barang korban tetap utuh
Akibatnya, banyak guru memilih bermain aman dan menjalankan rutinitas tanpa inovasi.
“Guru seperti koki yang ingin membuat menu sehat dan baru, tapi masyarakat terus memesan makanan instan,” analoginya.
Perlu re-edukasi dan kolaborasi orang tua
Untuk mengatasi kondisi ini, Ucu menekankan pentingnya re-edukasi kepada masyarakat agar memahami bahwa dunia telah berubah dan pendidikan harus ikut beradaptasi.
Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi perkembangan anak, baik di sekolah maupun di rumah, termasuk dalam penggunaan gadget dan pergaulan sehari-hari.
Baca Juga: Kang Rey tegaskan regulasi galian tanah merah masih digodok, targetkan dukung cetak sawah baru
Menurutnya, komunikasi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan harus diperkuat agar pembentukan karakter anak berjalan optimal.
Tantangan bersama hadapi masa depan
Artikel Terkait
Refleksi Ferry Irwandi di awal 2026: Pendidikan harus hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat
Bupati Subang bagikan seragam sekolah gratis di Desa Cibalandong, fokus dukung pendidikan anak
Trisa Triandesa soroti pendidikan pascabencana di Aceh Tengah, siswa masih kekurangan buku
Hardiknas 2026 di Subang, Wakil Bupati ajak perkuat partisipasi wujudkan pendidikan bermutu
Disorot minim transparansi, Dewan Pendidikan Subang diminta turun ke lapangan dan jelaskan kinerja
Kepala sekolah di Subang soroti tantangan pendidikan, tekankan peran orang tua di era digital
Tiga pilar pendidikan Kang Rey: Kunci Subang cetak SDM unggul di masa depan