Pagar Ramadan SDN Tambakan 1, strategi cetak generasi MANTAP sejak dini

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 27 Februari 2026 | 22:19 WIB
Ratusan siswa SDN Tambakan 1 mengikuti salat duha, tausiah, dan tadarus Alquran dalam program Pagi Ramadan di halaman sekolah (Dok. Istimewa)
Ratusan siswa SDN Tambakan 1 mengikuti salat duha, tausiah, dan tadarus Alquran dalam program Pagi Ramadan di halaman sekolah (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Bulan Ramadan dimanfaatkan SDN Tambakan 1, Kecamatan Jalancagak, sebagai momentum penguatan karakter Islami siswa melalui program pembiasaan bertajuk PAGAR atau Pagi Ramadan.

Program ini menjadi jawaban atas dorongan pemerintah agar satuan pendidikan mengintensifkan kegiatan keagamaan selama Ramadan, mulai dari tadarus Alquran, pesantren kilat, hingga kajian keislaman.

SDN Tambakan 1 mengemasnya secara kreatif, intensif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.

Baca Juga: ISI dorong autonomi strategis Indonesia di tengah geopolitik global

Ibadah dikemas menyenangkan

Koordinator kegiatan, Dian Novitasari menjelaskan bahwa kegiatan PAGAR dilaksanakan setiap hari selama Ramadan, satu jam sebelum pembelajaran dimulai.

Siswa terlebih dahulu melaksanakan salat duha, dilanjutkan pembacaan asmaul husna, tausiah oleh guru Pendidikan Agama Islam, kemudian tadarus Alquran bersama.

“Kegiatan ini kami laksanakan di halaman sekolah karena anak-anak lebih senang belajar di luar kelas. Suasananya lebih nyaman dan komunikatif,” ujar Dian pada GenMilenial.id pada Jumat 27 Februari 2026.

Para siswa juga membentuk kelompok secara mandiri untuk membaca Alquran dengan pendampingan guru.

Baca Juga: Pegiat antikorupsi soroti lahan kompensasi PT BSI, Satgas PKH didesak turun tangan

Pola ini tidak hanya menanamkan nilai religius, tetapi juga membangun kebersamaan dan tanggung jawab.

Ramadan sebagai penguat karakter

Menurut Dian, Ramadan adalah momen strategis membentuk karakter anak sejak dini, terutama dalam menanamkan keimanan, ketakwaan, disiplin, serta akhlak mulia.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk mencetak generasi MANTAP, yakni Mandiri, Agamis, Nasionalis, Terampil, Antusias, dan Percaya Diri sesuai visi sekolah,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X