Viral penilaian ahli saraf: Gen Z disebut lebih rendah secara kognitif dibanding Milenial, pola belajar digital jadi sorotan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 10 Februari 2026 | 16:50 WIB
Menyoroti penuturan ahli saraf yang menyoroti perilaku Generasi Z dengan Milenial dalam menerapkan pola belajar (Freepik.com/classmates)
Menyoroti penuturan ahli saraf yang menyoroti perilaku Generasi Z dengan Milenial dalam menerapkan pola belajar (Freepik.com/classmates)

Ia menambahkan, gadget kerap dijadikan alat utama untuk menyelesaikan tugas sekolah, mulai dari mencari ringkasan materi hingga membaca kilasan informasi singkat.

Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan tegaskan bukan badan usaha pencari profit, ungkap aliran dana warga miskin dan mampu

Membaca sekilas, bukan mendalam

Lebih lanjut, Jared menilai kebiasaan belajar melalui layar telah mengubah cara Gen Z memproses informasi.

Menurutnya, manusia secara biologis lebih optimal belajar melalui interaksi langsung dan studi mendalam, bukan dengan berpindah-pindah layar secara cepat.

“Belajar dari layar telah mengubah mereka menjadi pembaca yang hanya membaca sekilas,” ungkap Jared.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian Gen Z yang kerap membagikan konten seolah membaca karya sastra klasik, padahal hanya mengakses ringkasan singkat.

Baca Juga: Sempat viral di medsos, cerita warga Aceh Tamiang bertahan di SPBU saat banjir bandang: Enam hari tanpa makan

Dibandingkan dengan gaya belajar Milenial

Sebagai pembanding, Jared mengangkat gaya belajar generasi Milenial yang dinilai lebih berproses.

Ia menyebut, pada masanya, pelajar harus membuka buku fisik, membaca berulang, bahkan begadang semalaman demi memahami materi dan lulus ujian.

“Tanpa usaha yang sungguh-sungguh, bahkan pikiran yang cemerlang pun bisa menjadi tumpul,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi, meski membawa kemudahan, tetap memerlukan keseimbangan agar tidak menggerus kemampuan berpikir mendalam generasi muda.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X