Asisten Deputi Riset Teknologi dan Kemitraan Industri Katiman menambahkan, media memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami maksud sebenarnya dari program digitalisasi pendidikan ini.
“Program pemerintah sering kali niatnya baik, tapi yang diterima masyarakat potongan-potongan. Maka kami berharap media bisa menjadi mitra strategis untuk menjelaskan secara utuh,” ujarnya.
Menurutnya, digitalisasi pendidikan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kesetaraan mutu pendidikan nasional, sehingga anak-anak di pelosok memiliki akses belajar yang sama dengan anak-anak di kota besar.
“Di situlah makna sebenarnya dari digitalisasi pembelajaran,” tutup Katiman.***
Artikel Terkait
Mendikdasmen janji perkuat pendidikan nasionalisme, jawab kritik Megawati soal anak muda kurang paham sejarah
Sekda Subang dorong kepala sekolah lepas dari beban administrasi, fokus tingkatkan mutu pendidikan
Anggaran pendidikan 2026 tembus Rp757,8 triliun, tertinggi sepanjang sejarah
Mahfud MD: Rektor kampus akui jarang bertemu Nadiem Makarim saat menjabat Mendikbud
Santri IIBS Bogor digembleng menulis, bekal ilmu dan dakwah ke tingkat global
Dari Subang, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bicara generasi gelisah dan pentingnya kembali ke jati diri bangsa
Fokus ke daerah 3T, pemerintah ungkap alasan Sekolah Garuda prioritaskan wilayah luar Jawa