GENMILENIAL.ID – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf merespons mundurnya 143 guru Sekolah Rakyat dan memastikan hal tersebut tidak mengganggu jalannya proses belajar mengajar.
Pejabat yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, ketersediaan tenaga pengajar tetap aman dan kegiatan Sekolah Rakyat berjalan normal.
“Untuk ketersediaan guru, Alhamdulillah semua sampai hari ini proses belajar mengajar tidak terganggu. Semua kita monitor,” ujar Gus Ipul kepada awak media saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta, Sabtu 9 Agustus 2025.
Terkait guru yang mundur, Gus Ipul mengungkapkan penggantinya sudah disiapkan dan akan segera dilantik.
Baca Juga: PPATK rampungkan analisis 122 juta rekening dormant, 90 persen sudah aktif kembali
“Memang ada yang mundur, yang tidak memenuhi panggilan. Semuanya sudah disiapkan penggantinya dan Insya Allah akan kita lantik pada tahap kedua,” jelasnya.
Ia menjelaskan, 143 guru tersebut sebenarnya telah lulus seleksi dan diterima, namun absen saat pemanggilan.
Kondisi ini tidak berdampak besar karena sebagian sekolah tujuan penempatan mereka belum beroperasi.
“Memang sekolahnya belum beroperasi, sehingga tidak mengganggu. Jadi mereka belum pernah mengajar sama sekali,” tambahnya.
Baca Juga: Viral struk makan pelanggan di resto diduga kena biaya royalti musik Rp29 ribu
Soal alasan pengunduran diri, Gus Ipul menyebut faktor jarak domisili dan penempatan kerja lain sebagai penyebab utama.
“Pertama mungkin terlalu jauh dari domisilinya, yang kedua mungkin sudah mendapatkan penempatan di daerah, kan di PPPK ya. Kita hormati,” ujarnya.
Mensos menegaskan tidak mempersoalkan keputusan para guru tersebut dan memastikan tenaga pengganti siap mengisi kekosongan.
“Saya dapat pastikan, guru-guru pengganti telah siap untuk mengajar Sekolah Rakyat,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Optimalkan data penerima, LAZ Assyifa Peduli lakukan kolaborasi dengan Pendamping Sosial Kemensos RI
Menyoroti rencana Prabowo bangun 'Sekolah Rakyat', intip 3 fakta sejarah jenjang pendidikan di Indonesia dari SD hingga SMA
Mensos Gus Ipul pastikan bantuan logistik korban banjir Jakarta aman, dapur umum untuk sahur dan berbuka puasa melayani dengan optimal
Seskab Teddy tinjau progres sekolah rakyat, berdialog dengan orang tua calon siswa
Mensos Gus Ipul: 571 ribu rekening penerima bansos diduga digunakan untuk judi online
Kunjungi Sekolah Rakyat malam hari, Gibran bagikan donat dan ajak siswa video call orang tua
Konstruksi Sekolah Rakyat tahap 1C dimulai, target rampung akhir Agustus 2025