143 Guru mundur dari Sekolah Rakyat, Mensos: Penggantinya sudah siap

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:33 WIB
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul - Ungkap 143 guru mundur dari Sekolah Rakyat tak mengganggu pelaksanaan (Instagram/kemensosri)
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul - Ungkap 143 guru mundur dari Sekolah Rakyat tak mengganggu pelaksanaan (Instagram/kemensosri)

GENMILENIAL.ID – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf merespons mundurnya 143 guru Sekolah Rakyat dan memastikan hal tersebut tidak mengganggu jalannya proses belajar mengajar.

Pejabat yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, ketersediaan tenaga pengajar tetap aman dan kegiatan Sekolah Rakyat berjalan normal.

“Untuk ketersediaan guru, Alhamdulillah semua sampai hari ini proses belajar mengajar tidak terganggu. Semua kita monitor,” ujar Gus Ipul kepada awak media saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta, Sabtu 9 Agustus 2025.

Terkait guru yang mundur, Gus Ipul mengungkapkan penggantinya sudah disiapkan dan akan segera dilantik.

Baca Juga: PPATK rampungkan analisis 122 juta rekening dormant, 90 persen sudah aktif kembali

“Memang ada yang mundur, yang tidak memenuhi panggilan. Semuanya sudah disiapkan penggantinya dan Insya Allah akan kita lantik pada tahap kedua,” jelasnya.

Ia menjelaskan, 143 guru tersebut sebenarnya telah lulus seleksi dan diterima, namun absen saat pemanggilan.

Kondisi ini tidak berdampak besar karena sebagian sekolah tujuan penempatan mereka belum beroperasi.

“Memang sekolahnya belum beroperasi, sehingga tidak mengganggu. Jadi mereka belum pernah mengajar sama sekali,” tambahnya.

Baca Juga: Viral struk makan pelanggan di resto diduga kena biaya royalti musik Rp29 ribu

Soal alasan pengunduran diri, Gus Ipul menyebut faktor jarak domisili dan penempatan kerja lain sebagai penyebab utama.

“Pertama mungkin terlalu jauh dari domisilinya, yang kedua mungkin sudah mendapatkan penempatan di daerah, kan di PPPK ya. Kita hormati,” ujarnya.

Mensos menegaskan tidak mempersoalkan keputusan para guru tersebut dan memastikan tenaga pengganti siap mengisi kekosongan.

“Saya dapat pastikan, guru-guru pengganti telah siap untuk mengajar Sekolah Rakyat,” tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X