GENMILENIAL.ID – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan malam ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) di Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat malam, 18 Juli 2025.
Ini merupakan kunjungan keduanya dalam satu hari ke sekolah tersebut.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Gibran datang membawa sejumlah kotak donat untuk dibagikan kepada para siswa.
Ia juga memfasilitasi beberapa siswa untuk melakukan video call dengan orang tuanya, mengingat ponsel mereka sementara diamankan selama mengikuti program.
Baca Juga: Polda Jabar tangkap pimpinan sindikat perdagangan bayi ke Singapura di Bandara Soetta
“Tadi siang udah ke sini pas anak-anak makan siang, malam sebelum tidur saya balik lagi, bawa camilan,” ujar Gibran kepada wartawan.
Dalam kesempatan itu, Gibran mengenang masa mudanya ketika harus bersekolah jauh dari orang tua.
Ia menyampaikan empatinya terhadap para siswa yang mungkin merasa rindu keluarga, terutama saat malam hari menjelang tidur.
“Kalau saya dulu seumuran mereka, habis SMP sekolah di luar, pasti kangen orang tua pas malam. Makanya saya ke sini malam, bawa camilan,” katanya.
Baca Juga: DJ Panda bantah terkait isu kehamilan Erika Carlina, ungkap bukti grup chat berisi 531 orang
Gibran juga menyebut bahwa sejumlah siswa diizinkan menghubungi orang tua mereka melalui video call, sebagai bentuk penguatan emosional dan dukungan dari keluarga.
“Tadi beberapa anak video call, saya izinkan, karena HP-nya kan diamankan, ya Pak,” ujarnya.
Menurutnya, para orang tua yang dihubungi menyampaikan pesan agar anak-anak mereka betah belajar dan mendengarkan nasihat para guru.
Gibran pun menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan orang tua terhadap program Sekolah Rakyat yang masih tergolong baru.
Artikel Terkait
Menyoroti rencana Prabowo bangun 'Sekolah Rakyat', intip 3 fakta sejarah jenjang pendidikan di Indonesia dari SD hingga SMA
Wapres Gibran kunjungi korban kebakaran penjaringan, bagikan susu dan mainan untuk anak-anak
Usulan pemakzulan Gibran masih menggantung, Ketua MPR: Belum ada update dari sekretariat
Seskab Teddy tinjau progres sekolah rakyat, berdialog dengan orang tua calon siswa
Mendagri bantah Gibran akan berkantor di Papua, sebut tugasnya koordinasi kebijakan saja
Yusril bantah Gibran akan pindah kantor ke Papua, sebut hanya badan khusus yang akan berkantor di sana
Penjelasan berbeda soal Gibran urus Papua, Yusril dan Mensesneg Hadi beri versi berbeda