Salah satunya adalah Yeni, orang tua siswa yang sebelumnya sering terlibat tawuran.
“Anak saya berubah, lebih tenang dan sopan. Dulu emosian, sekarang lebih banyak mendengarkan. Mudah-mudahan ini bisa bertahan lama,” ungkap Yeni.
Pelatihan karakter di lingkungan militer ini menjadi bagian dari inisiatif Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menekan angka kenakalan remaja.
Pemerintah berharap program serupa bisa diperluas dan dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai pihak.***
Artikel Terkait
Sorotan khusus Meutya Hafid soal siswa nakal di Jabar masuk barak TNI, sebut bisa jadi model nasional
Selain pendidikan karakter di Barak TNI ala Dedi Mulyadi, kini siswa Jabar dilarang bawa HP ke sekolah
Ramai siswa nakal ke barak TNI, KPAI justru sebut program Dedi Mulyadi itu belum ada standar baku
KPAI: 6,7 persen siswa di barak TNI ngaku tak tahu alasan ikuti program Gubernur Dedi Mulyadi
KPAI minta Dedi Mulyadi evaluasi program untuk siswa nakal, sebut peran ortu setelah anaknya pulang dari barak TNI
Siswa SMP di Purwakarta peluk erat ibunya usai pulang dari barak TNI, Dedi Mulyadi: Tetesan air mata bahagia
Dedi Mulyadi tanggapi kritik KPAI soal program barak TNI: Jangan hanya komentar, ayo turun langsung