GENMILENIAL.ID - Suasana haru mewarnai kepulangan 39 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Purwakarta yang telah menyelesaikan program pendidikan karakter di Markas Resimen Armed 1 Sthira Yudha, Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu, 18 Mei 2025.
Program pembinaan yang berlangsung selama 14 hari ini merupakan gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Kejari Subang kembalikan kerugian negara Rp1,6 miliar dari empat kasus korupsi selama 2025
Tujuannya membentuk karakter disiplin dan bela negara pada siswa yang sebelumnya terlibat dalam perilaku menyimpang seperti tawuran, membolos sekolah, hingga konsumsi miras.
"Alhamdulillah, setelah menjalani pendidikan berkarakter bela negara selama 14 hari, akhirnya mereka bisa pulang," ujar Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein kepada awak media.
Dalam momen kepulangan, sejumlah siswa langsung memeluk erat ayah dan ibunya. Bahkan, beberapa siswa terlihat menangis hingga sujud di kaki ibunya.
Pemandangan mengharukan ini terekam dalam unggahan video YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel dan Instagram pribadi @dedimulyadi71.
"Itu memang tetesan air mata, tapi yakinlah itu bentuk aliran bahagia," ungkap Gubernur Dedi Mulyadi dalam unggahannya, Senin, 19 Mei 2025.
Momen ini pun viral dan mengundang simpati luas dari warganet. Banyak yang mengapresiasi program pembentukan karakter tersebut sebagai upaya edukatif untuk menyelamatkan generasi muda.***
Artikel Terkait
Pasca viral Dedi Mulyadi kirim siswa nakal ke barak TNI, Kak Seto: Banyak orang salah sangka
Sorotan khusus Meutya Hafid soal siswa nakal di Jabar masuk barak TNI, sebut bisa jadi model nasional
Selain pendidikan karakter di Barak TNI ala Dedi Mulyadi, kini siswa Jabar dilarang bawa HP ke sekolah
Ramai siswa nakal ke barak TNI, KPAI justru sebut program Dedi Mulyadi itu belum ada standar baku
KPAI: 6,7 persen siswa di barak TNI ngaku tak tahu alasan ikuti program Gubernur Dedi Mulyadi
KPAI minta Dedi Mulyadi evaluasi program untuk siswa nakal, sebut peran ortu setelah anaknya pulang dari barak TNI
ESAI: Kang Dedi Mulyadi (KDM)