Baca Juga: Janji menteri cegah banjir di pemukiman warga, model rumah panggung Prabowo ikut disebut
Cyril Raoul Hakim, Ketua Bidang Komunikasi Tim Transisi Pramono Anung dan Rano Karno, mengungkapkan bahwa program ini adalah bagian dari janji 100 hari kerja pemerintahan baru.
“Karena ada janji terkait dengan sekolah gratis, ya kan. Kami akan sekitar 40 sekolah swasta dulu selama 100 hari ini yang akan dijadikan percontohan,” ujarnya pada 4 Februari 2025.
Ia juga menyebut bahwa program ini akan diumumkan pada Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025, dan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2025/2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, menjelaskan bahwa sekolah swasta di Jakarta telah dipetakan berdasarkan kualitas dan biaya operasionalnya.
Sekolah yang termasuk dalam klaster 1 hingga klaster 3 menjadi prioritas untuk program ini, sementara klaster 4 dan klaster 5 yang tergolong elite tidak termasuk dalam skema pendidikan gratis.
Sekolah yang ingin bergabung dalam program ini harus memenuhi beberapa syarat, termasuk memiliki peserta didik ber-NIK Jakarta, menerima dana BOS selama tiga tahun terakhir, serta memiliki jumlah siswa minimal 60 orang per satuan pendidikan.
Dengan adanya program sekolah swasta gratis ini, diharapkan pendidikan di Jakarta semakin inklusif dan dapat diakses oleh seluruh kalangan masyarakat.***
Artikel Terkait
Anggaran SMK dan vokasi dipangkas sampai Rp1 triliun, DPR: Mereka perlu pelatihan
Rendaman banjir di DKI Jakarta: Ribuan warga ngungsi ke 4 titik kelurahan Jaksel hingga Jaktim
Sorotan khusus: Sederet titik tertinggi banjir di DKI Jakarta, ada yang capai 5 meter
Diisi berbagai kegiatan menarik, Masjid Hijau Dahana buka pendaftaran pesantren Ramadan PERMADANI 2025 untuk siswa SLTA se-Kabupaten Subang
Bukan curah hujan, Pramono Anung justru soroti genangan banjir DKI gegara air kiriman dari wilayah hulu
Update insiden banjir DKI: Warga keluhkan alat peringatan dini yang tak berbunyi di Jakarta Selatan
Suara generasi muda dalam mitigasi risiko lingkungan: Kolaborasi lintas agama untuk masa depan berkelanjutan