Sebelumnya, Nasaruddin Umar mengatakan pada awak media jika pengumuman tentang pembelajaran Ramadan ini akan dilakukan pada hari Senin, 20 Januari 2025.
“Paling lambat hari Senin akan kita umumkan,” kata Nasaruddin Umar pada Jumat, 17 Januari 2025 di kawasan Ancol.
Baca Juga: PT Dahana dan Dinkes Subang gelar sosialisasi risiko dan kerentanan HIV pada anak muda
Kementerian yang terlibat dalam keputusan tentang pembelajaran Ramadan ini adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, dan Kantor Staf Kepresidenan.
“Draftnya sudah selesai dan disepakati oleh Menteri Dalam Negeri juga oleh Menteri Agama, dan juga kami,” kata Abdul Mu’ti di Kantor Kemendikdasmen pada Senin, 20 Januari 2025.
Ia mengungkapkan kalau draft tersebut bisa ditandatangani oleh 3 menteri yang berkaitan agar Surat Edaran (SE) bisa diumumkan ke masyarakat.
“Hari ini saya akan tanda tangan,” ucapnya.
Baca Juga: Dr. Imran resmi dilantik sebagai Dirjen Perumahan Pedesaan di KemenPKP
“Mudah-mudahan nanti Pak Menteri Dalam Negeri bisa tanda tangan hari ini dan juga Pak Menteri Agama pada hari ini,” imbuhnya.
“Kalau sudah tanda tangan bertiga, mudah-mudahan bisa segera kita umumkan kepada masyarakat,” tambahnya.
Pembelajaran Ramadan juga mengatur tentang siswa non-Muslim
Dalam SE nanti juga memberikan aturan tentang pembelajaran bagi siswa non-Muslim selama Ramadan.
Namun untuk info detailnya, ia enggan memberi tahu lebih lanjut dan menunggu benar-benar dirilis oleh pemerintah.
Baca Juga: ESAI : Surat terbuka untuk pelatih baru kesebelasan Indonesia Patrick Kluivert
“Kegiatan apa yang mereka lakukan selama Ramadan itu di dalam surat edaran juga ada,” ucapnya.
Artikel Terkait
Malam Lailatul Qadar, puncak keberkahan dalam bulan suci Ramadan
Apa itu kurikulum deep learning? intip 3 fakta terkait model belajar baru yang digagas Mendikdasmen RI untuk siswa di Indonesia
Anak kelas 4 SD bakal belajar coding? Mendikdasmen ungkap 3 pendekatan baru ini demi ubah kurikulum pendidikan di Indonesia
Ada wacana sekolah diliburkan selama Ramadan, Cak Imin: Tidak perlu, konsepnya belum jelas
Pembelajaran Ramadan tuai pro-kontra, ternyata libur saat puasa sudah ada sejak zaman penjajahan
Muhammadiyah setuju libur selama Ramadan, Haedar Nashir: Jadikan arena mendidik karakter
Konsep pembelajaran Ramadan hampir selesai, surat edaran segera diumumkan, siswa sekolah dipastikan tidak libur