Muhammadiyah setuju libur selama Ramadan, Haedar Nashir: Jadikan arena mendidik karakter

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 20 Januari 2025 | 04:41 WIB
Muhammadiyah setuju libur selama Ramadan (dprd-dkijakartaprov.go.id)
Muhammadiyah setuju libur selama Ramadan (dprd-dkijakartaprov.go.id)

Meski setuju, ada pertimbangan lain yang harus dilakukan jika libur Ramadan selama satu bulan resmi disetuji.

Baca Juga: Resmi diblokir di AS, TikTok bakal kena denda Rp81,9 juta per orang jika masih ada warga Paman Sam yang main aplikasi asal China itu!

“Tapi poin penting bagi Muhammadiyah, Ramadan dijadikan arena untuk mendidik akhlak, mendidik budi pekerti, mendidik karakter

Di waktu libur itulah digunakan sebagai momen belajar budi pekerti dan akhlak, terlebih untuk generasi yang lahir dan tumbuh di era teknologi.

“Karena itu pendidikan agama, pendidikan akhlak, pendidikan budi pekerti itu menjadi sangat penting,” imbuhnya.

Keputusan wacana libur sekolah ditentukan pemerintah

Haedar menambahkan kalau keputusan libur atau tidaknya nanti sepenuhnya berada di tangan pemerintah.

Baca Juga: Aksi kriminal bobol rumah meresahkan di Jaksel, dari mencongkel gerbang di 20 lokasi hingga gasak barang mewah

“Itu sepenuhnya kewenangan Kementerian, baik Dikti maupun Dikdasmen,” ujarnya.

“Sehingga libur seberapa lama pun di bulan Ramadan gunakan untuk membina akhlak, bina akal budi, di samping proses pembelajaran,” kata Haedar Nashir.

Sementara itu, libur nasional untuk tahun 2025 sudah dirilis, sesuai dengan SKB 3 Menteri.

Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi tentang Libur Nasional dan Cuti bersama 2025, total ada 16 hari libur nasional dan 7 cuti bersama.

Baca Juga: Pemilik rumah di insiden kebakaran LA sebut Uya Kuya tak punya empati usai ketahuan bikin konten tanpa izin

Sejarah libur sekolah saat Ramadan pernah dilakukan di era Presiden Gus Dur

Sekolah-sekolah di Indonesia sempat menjalankan kebijakan libur satu bulan penuh selama Ramadan di era presiden Gus Dur pada tahun 1999.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X