Jika menilik sejarah pada masa lalu, maka akan tampak masa penjajahan Belanda dan Jepang yang membangun sekolah hanya dikhususkan bagi kaum elit di Indonesia.
Kala itu, pendidikan hanya dinikmati kaum ningrat dan priyayi dan seiring waktu masyarakat umum lambat laun dapat merasakan pendidikan mulai dari membaca dan berhitung.
Adapun, jenjang-jenjang pendidikan bagi masyarakat Indonesia sebelum kemerdekaan atau yang dikenal dengan sekolah rakyat. Berikut ini ulasan selengkapnya.
1. Sekolah Dasar (SD)
Pada zaman penjajahan Belanda, jenjang yang setara dengan SD adalah Hollandsch-Inlandsche School (HIS) pada tahun 1914, dan Europeesche Lagere School (ELS) pada tahun 1817 silam.
Baca Juga: Prabowo akan hapus utang sekitar 1 juta pelaku UMKM, total Rp14 triliun
Perbedaannya dengan masa kini yang umumnya waktu mengenyam pendidikan di SD hanya sampai enam tahun, pada era HIS dan ELS, siswa harus menempuhnya selama tujuh tahun.
Kemudian di masa penjajahan Jepang, disebut Sementara itu, Sekolah Rakyat (SR) mulai eksis pada masa penjajahan Jepang yang kini merujuk pada jenjang SD.
Penerapan nama SD itu baru muncul sejak pasca kemerdekaan, tepatnya diresmikan pada 13 Maret 1946 lalu.
2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Penamaan jenjang sekolah dengan bahasa Belanda juga diterapkan bagi pendidikan menengah di Indonesia.
Baca Juga: Fakta di balik maraknya pelecehan turis di Bali yang diungkap media asing
Saat itu, sekolah yang setara SMP adalah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO). Ada juga Hoogere Burgerschool (HBS) yang menuntut menghabiskan waktu di sekolah selama lima tahun.
Artikel Terkait
3 Bukti eks Menteri PUPR Basuki Hadimuljono adalah sosok yang misterius, salah satunya sulit diajak tampil di TV maupun podcast
Prabowo ke para Menteri Kabinet Merah Putih: Kalau gak bener, ya saya galak
Menteri Bappenas: Program makan bergizi gratis akan dorong permintaan baru hasil tani lokal
Vonis Harvey Moeis dinilai terlalu ringan, Prabowo minta Jaksa banding ke 50 tahun
Sri Mulyani sebut Prabowo presiden pertama yang lihat tutup buku APBN: Itu luar biasa
Prabowo akan hapus utang sekitar 1 juta pelaku UMKM, total Rp14 triliun
Prabowo perintahkan bahan baku makan bergizi gratis bersumber dari desa untuk gerakkan ekonomi