Tegas! MUI minta pemerintah tak memberi ruang pada judi online dan sebut daya rusaknya sama dengan miras dan narkoba

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Senin, 29 Juli 2024 | 00:24 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesian Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh.  (PMJNews)
Ketua Majelis Ulama Indonesian Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh. (PMJNews)

GENMILENIAL.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah untuk tidak memberikan ruang kepada judi online jenis apapun, baik yang terang-terangan maupun terselubung.

"Jangan ada ruang toleransi sedikitpun terhadap potensi penyebaran judi online mau secara terang-terangan maupun terselubung," Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni'am Sholeh dikutip dari PMJNews pada Senin, 29 Juli 2024.

Kata Asrorun, judi online terselubung kerap dijumpai pada berbagai platform digital dan menyebut bahwa judi online dapat merusak mental masyarakat.

"Dan juga menyedot uang masyarakat di tengah kondisi sulit seperti ini. Itu yang saya kira perlu diantisipasi," kata Asrorun.

Baca Juga: Menkominfo Budi Arie Setiadi sebut perceraian meningkat akibat judi online

"Termasuk juga game-game online yang terisi konten-konten yang bisa dimaknai sebagai judi online," tambahnya.

Lanjut Asrorun, perjudian juga jelas dilarang dalam Al-Qur'an. Di mana perjudian disandingkan daya rusaknya dengan minuman keras (miras) dan narkoba.

"Itu di mention langsung oleh Al Quran disandingkan dengan minuman keras dan narkoba," ujarnya.

Kedua hal tersebut, kata Asrorun memiliki efek destruksi dan daya kepada masyarakat begitu tinggi.

Baca Juga: Ratusan anak yatim dari 12 Desa berkumpul di Flora Wisata D’Castello, pihak manajemen harap bisa bahagia di Festival Muharram 1446 H

Ia juga mengungkapkan bahwa judi, minuman keras dan narkoba harus bisa dicegah seoptimal mungkin sebagai prasyarat untuk membangun generasi yang baik pada masa yang akan datang.

Menurutnya, negara harus serius agar bisa memastikan terbentuknya tatanan sosial yang kokoh, hingga masyarakat dapat terlindungi dari segala hal yang memiliki efek daya rusak yang tinggi.

"Kehadiran negara salah satunya harus secara serius untuk melindungi masyarakat dari bahaya destruksi minuman keras, narkoba dan juga perjudian dengan segala bentuknya," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X