Ironi seorang anak yang dipenjara akibat dakwaan membunuh ayahnya, ini hal yang dapat dijadikan pelajaran

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 01:21 WIB
Ilustrasi ayah dan anak (Unsplash.com/Alfonso Scarpa)
Ilustrasi ayah dan anak (Unsplash.com/Alfonso Scarpa)

"Maafkan aku, aku mencintaimu. Tolong maafkan aku," jawab sang ayah saat berusaha menahan penyerangan sang anak.

Kemudian, Seah juga sempat meminta ayahnya untuk membunuhnya dengan meletakan pisau di lehernya.

Namun sang ayah yang sudah kritis itu mengatakan kepadanya untuk tidak melakukan aksi bunuh diri.

"Jangan lakukan itu, tidak ada gunanya," kata ayah Seah menurut penuturan sang pengacara dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga: Sikap bangga Kaesang dan Bobby sebagai keluarga ‘Mulyono’ ungkap fenomena politik yang terjadi di Indonesia

Berkaca dari peristiwa pembunuhan seorang anak terhadap ayahnya itu, berikut ini hal-hal yang dapat dijadikan pelajaran bagi orang tua:

Menghindari Kekerasan Verbal

Berdasarkan pernyataan fakta dari pengacaranya, menilai ayah Seah itu memiliki hubungan yang tegang dengan istri dan anak-anaknya.

Ayah dari Seah itu sering melakukan kekerasan verbal dalam keluarganya, akibat terlalu banyak minum alkohol.

Selain itu, kekerasan verbal juga sering berujung terhadap kekerasan fisik terhadap anak-anaknya saat mereka masih kecil.

Baca Juga: Sah! deretan artis kenamaan Indonesia ini ikut main di ajang Pilkada 2024, ada yang percaya diri hingga terkejut saat diusung partai

Tidak Mengekang Emosi Anak

Pengacaranya juga mengungkap adanya didikan dari ayah Seah yang terlalu keras terhadap anak-anaknya.

Salah satunya, ketika Seah dan kakak-kakaknya masih kecil sering menahan emosi mereka ketika mendapatkan perlakuan kasar dari sang ayah.

Seah mengaku saat itu ayahnya akan memukulnya dengan tongkat jika dirinya menangis ketika mendapatkan hukuman sang ayah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: CNA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X