Apakah perubahan iklim bisa pengaruhi kesehatan anak?

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Kamis, 19 September 2024 | 19:07 WIB
Ilustrasi (Pixabaya_StockSnap)
Ilustrasi (Pixabaya_StockSnap)

Anak-anak, dengan sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya matang, menjadi kelompok yang paling berisiko.

Malnutrisi akibat krisis pangan

Perubahan iklim juga mengancam ketahanan pangan global. Pola cuaca yang tidak menentu, seperti banjir, kekeringan, dan cuaca ekstrem, mengganggu hasil pertanian dan pasokan makanan.

Baca Juga: Anjing herder disuntik mati usai gigit pejalan kaki di Semarang, inilah 3 kasus serangan anjing yang memakan korban di Indonesia

Hal ini dapat menyebabkan krisis pangan yang berujung pada meningkatnya angka malnutrisi, terutama di kalangan anak-anak.

Di Indonesia, kekeringan yang berkepanjangan mengurangi hasil panen, sementara banjir memusnahkan lahan pertanian.

Kondisi ini membuat harga bahan pangan melonjak, menyebabkan banyak keluarga berpenghasilan rendah kesulitan memberikan makanan yang bergizi bagi anak-anak mereka.

Data UNICEF menunjukkan bahwa malnutrisi pada anak-anak Indonesia masih menjadi masalah besar, dengan lebih dari 7 juta anak di bawah usia lima tahun mengalami stunting atau kekurangan gizi kronis.

Baca Juga: Perjalanan ke AS pakai jet pribadi disorot publik, Kaesang klarifikasi ke KPK terkait dugaan gratifikasi

Masalah kesehatan mental

Selain kesehatan fisik, perubahan iklim juga berdampak pada kesehatan mental anak-anak.

Bencana alam yang semakin sering, seperti banjir, badai, dan kebakaran hutan, menyebabkan stres dan trauma bagi anak-anak yang terpapar.

Anak-anak yang kehilangan rumah atau bahkan anggota keluarga dalam bencana ini seringkali mengalami gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD).

Sebuah studi yang diterbitkan oleh 'The Lancet' pada tahun 2022 menemukan bahwa anak-anak yang hidup di daerah yang sering dilanda bencana iklim cenderung mengalami masalah kesehatan mental yang serius.

Baca Juga: Mengintip kisah Baim cilik yang akui hidup susah, 4 artis Indonesia ini alami hal serupa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: Unicef, WHO, Kementerian Kesehatan Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X