Gotong royong dalam konteks spirit hari ini, sesuatu hal yang harus terus banyak dibicarakan, ditengah peradaban manusia yang semakin destruktif.
“Di era individualistik, di era kapitalistik, manusia ini sangat sekali empatinya kecil, bahkan ya tadi, ketika bicara gotong royong hari ini terkesan gimana gitu ya, mendengar itu, sebenarnya ini ajaran Indonesia sekali,” ujarnya.
Dalam ajaran gotong royong, kata Anja diajarkan nilai-nilai untuk saling tolong menolong, bagaimana yang kuat menolong yang lemah, yang kaya membantu yang miskin dan saling bekerja sama.
Tentunya gotong royong yang dimaksud adalah gotong royong dalam kebaikan, bukan dalam kejahatan. Inilah nilai-nilai ajaran Soekarno yang sangat penting untuk generasi hari ini.
Baca Juga: Jaga ekosistem, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang bersihkan saluran air perkotaan dari sampah
“Gotong royong ini menurut saya sangat penting, terutama untuk generasi muda ya, karena eranya, era kolaborasi sekarang, sama-sama saja, hari ini eranya kolaborasi, bagi milenial ya eranya bergotong royong,” ucapnya.
Dengan bergotong royong, lanjut Anja semua permasalahan bisa diselesaikan selama kita mau untuk membuka pikiran dan bermusyawarah.
“Semua permasalahan dapat diselesaikan selama kita masih bisa membuka pikiran, bermusyawarah, bergotong-royong, menyelesaikan persoalan apapun,” tuturnya.
Artikel Terkait
Bacakan puisi Gus Mus dan Soekarno, Ketua TMP Jabar : Saya kader Nasionalis dan Banser
Figur politik penting dalam perjalanan Indonesia, Soekarno, Sutan Syahrir, dan H Agus Salim
Soekarno, pemimpin revolusi Indonesia yang karismatik
TKI asal Subang meninggal dunia di Korea Selatan, Polwan Polres Subang lakukan penjemputan jenazah ke Bandara Soekarno Hatta
Haul Bung Karno ke-54, Anja Hawari Fasya tekankan pentingnya milenial peringati hari-hari besar Bung Karno dan memahami ajaranya
Tiga peristiwa penting di bulan Bung Karno yang perlu diketahui oleh milenial dan Gen Z, termasuk ajaranya!
Pentingnya memahami etika di era digital, panduan bagi milenial dan Gen Z dalam menggunakan media sosial