Hal tersebut terjadi karena aspirasi yang muncul itu datang dari bawah, para calon kepala daerah tersebut harus punya basis dukungan di tingkat bawah.
“Kalau calon gubernur, calon bupati, calon walikota tidak punya basis dukungan pada tingkat masyarakat lokal, jangan coba-coba untuk maju, pasti itu tidak akan dipilih oleh masyarakat pada tingkat provinsi maupun masyarakat pada tingkat kabupaten dan kota,” ujarnya.
Dr. Imran juga mengatakan karena suhu politiknya panas di tingkat lokal,maka perlu diantisipasi dengan segala kemungkinan yang terjadi di daerah.
“Maka jauh hari saya katakan, karena suhu tingkat politiknya panas di tingkat daerah, kita perlu antisipasi terkait dengan kemungkinan yang terjadi di tingkat lokal,” tuturnya.
Artikel Terkait
Seminar FKUB Subang, Kapolres dan Dandim 0605 Subang sampaikan pesan moderasi beragama dan pluralisme
Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua FKUB Subang sebut terkait SKB 2 Menteri, seperti ini penjelasanya
Jaga kondusifitas jelang Pilkada 2024, FKUB Subang akan gelar dialog moderasi beragama
Banyak titipan gak jelas, Disdikbud Subang launching aplikasi PPDB online, Pj Bupati : Tidak dipungut biaya, ada yang macam-macam lapor ke saya
Dilepas Pj. Bupati, 432 jamaah dan 8 petugas kloter 1 jamaah haji asal Subang diberangkatkan
Takziah ke rumah duka, Pj. Bupati Subang berikan santunan dan berharap pihak keluarga diberi kesabaran dalam hadapi ujian
Setelah Pansus RTRW, DPRD Subang akan segera usulkan pembahasan KUA PPAS tahun 2025 kepada Pj. Bupati Subang