Dalam kebijakan ke depan, pendaki juga akan diarahkan untuk mendaki sesuai jenjang pengalaman.
Gunung-gunung akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kesulitan dan risiko. Pendaki pemula akan dibatasi agar tidak langsung naik ke gunung dengan level kesulitan tinggi.
“Kalau belum pernah naik gunung A yang ringan, ya tidak boleh langsung ke gunung B yang lebih ekstrem,” ucap Raja Juli.
Ia menambahkan, para pemandu pendakian juga akan ditingkatkan kualitasnya melalui sertifikasi resmi.***
Artikel Terkait
Jasa pendamping diduga agar pendaki tidak nyasar di ladang ganja Semeru, BBTNBTS sebut untuk memberdayakan masyarakat
Pelaku penanaman ganja di Bromo bukan dari staf TNBTS, Menhut: Paling nanam singkong
Larangan menerbangkan drone di TNBTS disebut karena takut ketahuan ada ladang ganja, Menhut ungkap justru bisa membantu menemukan titik
Cabut izin tambang di Pulau Wawonii, Menhut tegaskan komitmen lindungi lingkungan
Istana klarifikasi ramainya serbuan netizen ke akun Prabowo soal pendaki Brasil: Presiden tetap perhatikan kasus-kasus kemanusiaan
Evakuasi Juliana Marins tuntas, jenazah pendaki Brasil diterbangkan dari Rinjani ke RS Bhayangkara NTB
Menhut Raja Juli: Naik gunung bukan healing ke mal, butuh edukasi dan persiapan matang