Wamenpar: Quality tourism bukan soal jumlah kunjungan, tapi pengalaman unik dan dampak nyata ke masyarakat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 23 Juni 2025 | 15:19 WIB
Momen Wamenpar Ni Luh Puspa saat memberikan kuliah umum di Universitas Mahendradatta, Denpasar, Bali pada Sabtu, 21 Juni 2025 (Kementerian Pariwisata)
Momen Wamenpar Ni Luh Puspa saat memberikan kuliah umum di Universitas Mahendradatta, Denpasar, Bali pada Sabtu, 21 Juni 2025 (Kementerian Pariwisata)

 

GENMILENIAL.ID – Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa menegaskan bahwa pariwisata berkualitas atau quality tourism bukan semata-mata soal angka kunjungan wisatawan, tetapi tentang bagaimana destinasi mampu memberikan pengalaman yang otentik, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Ni Luh Puspa saat memberikan kuliah umum di Universitas Mahendradatta, Denpasar, Bali, Sabtu, 21 Juni 2025.

“Jangan sampai kita terjebak dengan konsep yang salah. Pariwisata berkualitas bukan berarti hanya menyasar segmen wisatawan berpengeluaran tinggi,” tegasnya.

Baca Juga: Wamenpar: Quality tourism bukan soal jumlah kunjungan, tapi pengalaman unik dan dampak nyata ke masyarakat

Menurutnya, quality tourism justru harus dibangun dari fondasi yang kuat: lingkungan yang sehat, destinasi yang aman dan nyaman, masyarakat lokal yang terlibat, serta wisatawan yang menghormati nilai budaya setempat.

Tren global: Wisata ramah lingkungan dan personal

Ia menjelaskan bahwa tren pariwisata global pasca-pandemi telah bergeser. Wisatawan kini lebih memilih destinasi yang menawarkan ketenangan, hidden gem, transportasi rendah emisi, dan akomodasi berkelanjutan.

“Konsep baru ini dikenal dengan prinsip low touch, hygiene, less crowd, dan low mobility,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo belum dipastikan hadir di retret gelombang II, Wamendagri: Kami menyesuaikan

Strategi pemerintah: Lima fokus program pariwisata 2025

Wamenpar juga memaparkan strategi pemerintah melalui lima program unggulan untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dalam RPJMN 2025–2029:

1. Gerakan Wisata Bersih

Mengedukasi publik dan pengelola destinasi untuk peduli pada kebersihan dan pengelolaan sampah.

2. Tourism 5.0

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X