Menyoroti keramaian libur Imlek 2025, cerminkan fenomena 'lipstick effect': Daya beli lesu tapi banyak warga yang liburan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 31 Januari 2025 | 06:41 WIB
Ilustrasi keramaian masyarakat dalam perayaan liburan Tahun Baru Imlek 2025 (Unsplash.com/Hanny Naibaho)
Ilustrasi keramaian masyarakat dalam perayaan liburan Tahun Baru Imlek 2025 (Unsplash.com/Hanny Naibaho)

Menekan angka pengangguran

Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut jumlah penduduk angkatan kerja yang menganggur tercatat sebanyak 7,47 juta orang pada Agustus 2024, atau menurun sebanyak 390 ribu orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

BPS mengungkapkan bahwa capaian itu menjadikan tingkat pengangguran terbuka menurun dari 5,32 persen pada Agustus 2023 menjadi 4,91 persen pada Agustus 2024.

Baca Juga: Bagaimana polisi bisa menemukan potongan jasad korban mutilasi Uswatun Khasanah di 3 kota berbeda?

Terdapat rencana pada awal Februari 2025 ini, bursa kerja secara rutin akan digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang dipimpin Menteri Yassierli di era pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan itu bertujuan untuk menyerap tenaga kerja di Indonesia sekaligus menekan angka pengangguran. Rencananya bursa tenaga kerja itu digelar di Jakarta, Bandung, dan Makassar.

Upaya lain pemerintah pada 2025, Kemenaker menghadirkan Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) yang bertujuan untuk membangun sistem informasi dan menggambarkan struktur tenaga kerja, karakteristik tenaga kerja, persediaan serta kebutuhan tenaga kerja di Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X