Menteri PUPR sebut bayar tol tanpa sentuh akan diberlakukan secara bertahap pada akhir 2024

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Rabu, 29 Mei 2024 | 17:18 WIB
Situasi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan (PMJNews_Hadi)
Situasi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan (PMJNews_Hadi)

GENMILENIAL.ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan bahwa penerapan sistem bayar tol tanpa sentuh atau multilane free flow (MLFF) akan dimulai secara bertahap pada akhir 2024 ini.

"Dari hasil uji coba pada Desember 2023 lalu di ruas tol Bali Mandara masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi, termasuk teknis dan manajerial. Saat ini sudah ada solusi dari sisi manajerialnya," Kata Basuki Hadimuljono 

"Saya optimis MLFF akan diimplementasikan secara bertahap dengan masih single lane atau hibrid masih dengan kartu (e-toll)," tambahnya.

Menteri PUPR juga menjelaskan bahwa pelaksanaan MLFF akan diterapkan secara bertahap.

Baca Juga: Mulai 1 Juni, beli gas elpiji 3 kg wajib pakai KTP

Diawali dengan uji coba pada satu lajur atau Single Lane Free Flow (SLFF) dengan barrier dan tapping (hybrid), dilanjutkan dengan masa transisi dimana diterapkan SLFF dengan barrier. Pada tahap selanjutnya yakni SLFF tanpa barrier dan MLFF secara penuh.

Sedangkan untuk teknologi yang digunakan masih menggunakan GNSS, sehingga tetap membutuhkan aplikasi Cantas untuk melakukan transaksi pembayaran tol.

Pelaksanaan SLFF, nantinya akan diterapkan secara bertahap dimulai dari uji coba ruas Jalan Tol Bali Mandara. Kemudian ketika sudah berhasil akan dilakukan perluasan layanan kepada ruas lainnya.

Saat teknologi MLFF sudah diimplementasikan pada seluruh jalan tol, pengguna pun wajib mendaftarkan data pribadi dan nomor kendaraan pada aplikasi Cantas sebelum memasuki jalan tol.

Baca Juga: Apa itu kepribadian ganda, bagaimana rasanya punya kepribadian ganda?

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kedisiplinan pengguna dalam melakukan pembayaran, oleh karena itu pengguna jalan tol harus memperhatikan registrasi aplikasi Cantas dan kecukupan saldo sebelum memasuki jalan tol.

Basuki juga memastikan nantinya tidak akan ada penambahan biaya atau perubahan tarif tol bagi para pengguna tol saat beralih ke sistem MLFF.

"Tidak akan ada membebani pengguna tol dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), termasuk tidak ada perubahan tarif dengan adanya MLFF ini," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan MLFF sudah ditetapkan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) karena salah satu tujuan utamanya adalah untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan tol, bukan untuk kepentingan BUJT atau pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X