sains

Waspada galon usia tua, komunitas konsumen ungkap risiko BPA dan minta penggantian total

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:28 WIB
Menyoroti penuturan ketua komunitas konsumen Indonesia (KKI), David Tobing yang viral di medsos terkait usia galon yang tak layak pakai (Instagram.com/@undercover.id)

“Sayangnya aturan itu baru efektif empat tahun setelah diterbitkan, artinya sampai 2028. Itu terlalu lama,” tegasnya.

Baca Juga: Togap MCI terjun langsung ke Aceh Tamiang, sebut lumpur capai 12 meter dan warga masih berjuang bangkit

KKI minta galon usia 4 tahun diganti total

Melihat potensi risiko tersebut, KKI mendesak agar galon dengan usia pakai lama segera diganti.

“Kalau bisa, galon yang sudah berumur empat tahun langsung diganti semua. Jangan menunggu terlalu lama,” ujar David.

Menurutnya, penggunaan galon lama sangat berisiko, apalagi banyak galon yang secara fisik sudah tampak kusam, buram, bahkan tergores.

Konsumen diminta lebih teliti dan berani menolak

David juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis saat membeli air minum dalam kemasan galon.

Baca Juga: Tangis ayah pecah di posko kesehatan Lhok Pungki, gendong anak sakit demi dapatkan obat

“Konsumen punya hak memilih. Kalau dapat galon yang terlihat tua, buram, atau kusam, berhak menolak,” tegasnya.

Ia menyarankan masyarakat untuk:

  • Memeriksa warna galon (hindari yang buram dan menguning)
  • Mengecek kode produksi
  • Meminta galon baru, karena harganya sama dengan galon lama

“Galon baru dan lama itu harganya sama, jadi konsumen jangan ragu menolak yang sudah tidak layak,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini