BRIN menyebut meteor besar, BMKG menilai bisa jadi petir, sementara polisi memastikan tak ada jejak benda langit di darat.
Publik pun masih bertanya-tanya: apakah benar meteor jatuh atau sekadar nyala tebu yang bertepatan dengan dentuman misterius?
Yang jelas, hingga kini jawabannya masih menggantung di langit Cirebon, sama misteriusnya dengan cahaya merah yang membelah malam pada Minggu itu.***
Artikel Terkait
Suka dengan hujan, bagaimana proses hujan bisa terbentuk dari sudut pandang sains?
Longsor Gunung Kuda Cirebon, Sekda Jabar: Pencarian dilanjutkan setelah lokasi dipastikan aman
Korban longsor tambang Gunung Kuda Cirebon bertambah jadi 19 orang meninggal
Longsor tambang batu di Cirebon tewaskan 20 orang, Menteri ESDM buka peluang evaluasi total
ESAI: Sains dan seni dalam film Sore 'Istri dari Masa Depan'
Nelayan Cirebon tak sengaja temukan harta karun Rp720 miliar dari kapal karam di Laut Jawa
Peneliti muda Indonesia temukan senyawa baru kendalikan diabetes