Baca Juga: Aturan rampung, Zulhas targetkan 15.000 Kopdes Merah Putih beroperasi bulan ini
ILI UT juga membuka peluang pengembangan generasi berikutnya, termasuk integrasi kecerdasan buatan untuk analisis otomatis, serta potensi ekspor ke luar negeri.
Kehadiran ILI UT diharapkan memperkuat pengawasan pipa migas nasional, mengurangi risiko kebocoran, menekan biaya perawatan, dan memperpanjang usia infrastruktur vital sektor energi.
Dengan teknologi ini, Pertamina dan Pindad menunjukkan bahwa inovasi strategis dalam negeri bisa setara bahkan kompetitif dengan produk global, sekaligus menjadi simbol kemandirian energi Indonesia menjelang HUT ke-80 RI.***
Artikel Terkait
DQLab gelar Mini Bootcamp Data Analytics, upaya atasi kesenjangan digital di Indonesia
Perbandingan baterai NCM dan LFP jadi sorotan di tengah keraguan warga beli mobil listrik
Iran, obor sains Islam yang terus menyala: Perspektif Yanuardi Syukur soal kejayaan intelektual negeri para Mullah
Kementerian BUMN dorong transformasi komunikasi digital lewat AI dan peran karyawan sebagai duta perusahaan
Perbedaan aki kering dan aki basah: Mana yang cocok untuk kendaraan harian?
Pertamina perdana kirim avtur ramah lingkungan dari minyak jelantah untuk rute Jakarta–Denpasar
Mengenal 'The Beast', mobil kepresidenan AS yang ditumpangi Trump dan Putin di Alaska