GENMILENIAL.ID - Sebagai salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Barat, Kabupaten Subang masih menyimpan banyak kesenian daerah sebagai salah satu khas yang menjadi identitas dari masyarakat Sunda.
Hal itu terlihat dengan masih banyaknya antusiasme warga Subang yang mengantarkan anak-anak mereka untuk bisa mempelajari dan melestarikan budaya dan kesenian daerah di Sanggar Tari yang ada di Kabupaten Subang.
Bahkan tidak sedikit dari Sanggar tersebut, lahirlah remaja-remaja yang berhasil menorehkan prestasi di kancah nasional yang tentunya hal itu tentu dapat membanggakan daerah.
Baca Juga: 6 Kebiasaan malam hari yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan
Gina Octavia Puspitasari merupakan penari berprestasi dari Sanggar Tari Soca Niskala Sunda yang didirikan oleh Raja LAK Galuh Pakuan, Evi Silviadi Sangga Buana.
Kepada GenMilenial.id, Gina pun menuturkan bahwa dirinya mengikuti pelatihan menari di Sanggar Tari Soca Niskala Sunda sudah 7 tahun lamanya sejak dirinya di kelas 3 SD dan sekarang sudah mau ke SMA.
“Sekitar 7 tahun, dari mulai saya kelas 3 SD, sekarang mau ke SMA,” ucapnya.
Selain menari, remaja kelahiran 07 Oktober 2007 ini juga cukup menyukai dunia beladiri Muaythai, ia juga menuturkan bahwa dirinya cukup menikmati dunia tersebut.
Baca Juga: 6 Cara cek suhu tubuh tanpa termometer
Dalam hal soal menari daerah misalkan, Gina mengungkapkan bahwa sejak kecil dirinya memang menyukai joget-joget, dan ketika memasuki Sanggar Tari yang menerpa dirinya saat ini, ia seperti menemukan komunitasnya.
“Seneng aja, punya teman baru, berkenalan dengan banyak orang, mengetahui semua teman-temanya,” paparnya.
Di Sanggar Tari Soca Niskala Sunda, Gina pun dibentuk menjadi seorang penari remaja profesional dan telah banyak menorehkan prestasi pada ajang kejuaraan nasional, berikut ini merupakan prestasi yang sudah ditorehkan oleh remaja 16 tahun tersebut.
Baca Juga: 6 Jenis makanan cepat saji yang perlu dihindari saat diet
Artikel Terkait
Kabupaten Subang dan keunikan budaya yang tersimpan didalamnya
Menggugah cinta anak pada budaya dan kearifan lokal, salah satunya dengan menceritakan kisah-kisah bersejarah
Diharapkan berikan sentuhan bagi kemajuan NU, Raja LAK Galuh Pakuan didaulat sebagai dewan penasehat PCNU Subang
Ratusan Security BUMN PT PELNI diberhentikan secara paksa, Raja LAK Galuh Pakuan akan tempuh jalur hukum
LBM PWNU Jabar bersama kyai dan tokoh adat Keraton Galuh Pakuan gelar Bahtsul Masail, ini 3 pertanyaan yang dibahas
LBM PWNU Jabar dan tokoh adat Keraton Galuh Pakuan soroti proyek Segitiga Rebana dan Otonomi Khusus Jakarta
Banyak menolong orang lemah, Raja LAK Galuh Pakuan diberi gelar Abu Mustadh’afin