Baca Juga: Kinerja tiga bulan Dirut Perumda TRS, sudah ada kemajuan?
Akibat penutupan tersebut, akhirnya sampah-sampah tersebut pun menumpuk di TPS Terminal Subang.
Dedi yang setiap hari datang ke TPA Terminal untuk mencari sisa-sisa makanan yang bisa ia jadikan untuk pakan entognya menyebut bahwa seharusnya pemerintah mengadakan pengelolaan sampah di TPS tersebut.
"Dikelola sampah itu, misalnya yang organik dibuat pupuk, yang keringnya diuangkan, kaya aqua dan plastik, itukan uang, ini yang kendala itu pemerintah itu tidak ada pengelola," kata Dedi.
Supaya lebih kondusif, kata Dedi harus ada pengelola yang bisa memanajerial sampah-sampah tersebut, selama ini kata Dedi hanya ada pemulung yang sering datang ke TPS terminal.