news

Galian drainase ganggu jaringan air di Subang, Dirut Perumda TRS turun tangan

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:12 WIB
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, melakukan monitoring lapangan untuk memantau dampak pekerjaan galian drainase di wilayah pelayanan Cabang Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Minggu 18 Oktober 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Pekerjaan galian drainase di wilayah Kecamatan Subang berdampak pada jaringan pipa air minum Perumda Tirta Rangga Subang (TRS).

Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Utama Perumda TRS Lukman Nuhakim turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi dampak pekerjaan sekaligus mengupayakan penanganan dan pemulihan distribusi air bersih.

Peninjauan dilakukan pada Minggu 18 Oktober 2026 di wilayah pelayanan Cabang Subang, Kabupaten Subang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya manajemen Perumda TRS untuk memastikan kondisi jaringan pipa terpantau dan kendala teknis dapat segera ditangani.

Baca Juga: Aksi di Istana Negara Selasa 20 Oktober, pengendara diminta hindari sejumlah jalan ini

Selain meninjau langsung lokasi terdampak, Lukman menginstruksikan tim teknis agar melakukan pemantauan secara berkala.

Pengawasan tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan serta menentukan langkah perbaikan apabila ditemukan gangguan pada jaringan distribusi.

Dirut Perumda TRS minta jaringan dipantau berkala

Pemantauan di lokasi galian drainase dilakukan untuk mengetahui kondisi riil jaringan pipa dan dampak pekerjaan terhadap pelayanan air minum kepada pelanggan.

Melalui monitoring tersebut, tim teknis diharapkan dapat merespons lebih cepat apabila muncul kendala yang memerlukan penanganan.

Baca Juga: Bupati Subang dampingi Perumda TRS ke Bali, kebutuhan air bersih kawasan industri jadi sorotan

Evaluasi lapangan juga menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan sesuai kondisi jaringan.

Perumda TRS menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan air minum yang bersih dan memadai bagi masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan berkelanjutan, koordinasi tim teknis, serta penanganan terhadap persoalan yang berpotensi menghambat pelayanan.

Halaman:

Tags

Terkini