news

Dua OTT KPK dalam sepekan, dana bencana dan dugaan suap BPK jadi sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:00 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat dijumpai di stasiun dalam proses OTT KPK. Sebanyak 20 orang diamankan, dengan barang bukti uang sekitar Rp1 miliar (Threads @biangproject)

GENMILENIAL.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangani dua perkara dugaan korupsi yang melibatkan pejabat publik dalam sepekan terakhir.

Kasus tersebut mencakup dugaan korupsi pengadaan menggunakan dana siap pakai kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang turut menyinggung dugaan suap terkait audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kedua perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengadaan barang dan jasa serta pengawasan keuangan negara.

Baca Juga: Kejagung tangkap bos tambang berinisial DS, diduga rugikan negara Rp401 miliar

KPK menyita uang tunai dalam kedua operasi tersebut dan melanjutkan penyidikan untuk mengungkap konstruksi perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Kasus dana bencana BNPB, lima orang ditetapkan tersangka

Dalam perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan dana siap pakai kebencanaan di BNPB, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Mereka terdiri atas tiga pihak yang terkait dengan BNPB dan dua pihak swasta.

Penyidik menduga terdapat penyimpangan dalam proses pengadaan, termasuk mekanisme penunjukan langsung kepada pihak swasta.

Baca Juga: Gempa bumi terjadi di laut dekat Kota Sorong, ini lokasi pusat guncangannya

Dugaan tersebut menjadi bagian dari penyidikan untuk mengungkap bagaimana proses pengadaan berlangsung dan apakah terdapat penyalahgunaan kewenangan.

Kasus ini bermula dari OTT yang dilakukan KPK pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 14 orang dan menyita uang tunai sekitar Rp3,3 miliar sebagai barang bukti.

Penanganan perkara tersebut mendapat perhatian karena dana yang menjadi objek penyidikan berkaitan dengan kebutuhan penanggulangan bencana.

Halaman:

Tags

Terkini