news

Sempat membaik, warga Palangka Raya kembali teriak kabut asap selimuti kota: Makin pekat, aroma yang menyengat

Selasa, 29 September 2026 | 21:37 WIB
Kondisi Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang kembali diselimuti asap pekat (Threads/indahmy-rahayuandiini)

“Hari ini kota cantik Palangka Raya vibesnya kayak nonton film tahun 70an. Ga berwarna, hitam-putih, kuning, dan kelabu,” tulis akun @hj.******y.

Baca Juga: Telisik modus 'Abah' pimpinan ponpes di Lombok tengah yang diduga cabuli belasan santriwati

Dalam utas lainnya, warga juga menyebut kondisi tersebut diperparah dengan mati listrik di sejumlah wilayah.

Kabut asap picu keluhan sesak hingga ISPA

Selain mengganggu aktivitas, kondisi kabut asap juga menjadi perhatian karena adanya keluhan gangguan pernapasan dari warga terdampak.

Keluhan tersebut antara lain berkaitan dengan sesak napas hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Video ini diambil oleh saudara yang sedang dalam perjalanan berangkat kerja dalam keadaan ISPA. Padahal beberapa hari lalu mulai kelihatan agak cerah akibat hujan. Tapi hari ini? Ya dibakar lagi lah,” tulis akun @oom***i.

Baca Juga: 172 Peserta pendidikan dokter spesialis FK Unair keracunan makanan, kegiatan diliburkan

Dalam unggahan video lainnya, seorang warga memperlihatkan kondisi langit Palangka Raya yang menguning pada sekitar pukul 12.10 WIB.

“Ini kuning banget, sangat-sangat berbahaya untuk anak. Anak-anaknya kena ISPA,” ungkap pemilik akun @wid****_.

Pemilik akun tersebut juga menyinggung kondisi masyarakat yang tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari meski kabut asap kembali menyelimuti wilayah Kalimantan.

“Tolong yang kemarin bilang bahwa Kalimantan itu masih beraktivitas normal, ya karena mereka harus hidup normal. Mereka harus kerja, harus makan. Kalau gitu gimana? Pokoknya semoga Kalimantan lebih baik lagi,” tambahnya.

Baca Juga: Tak hanya temuan klaster mewah, sidak Ombudsman ke Lapas Cibinong juga menguak minimnya pengawasan CCTV

Puluhan warga datangi ruang oksigen

Di tengah kondisi tersebut, warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap juga memanfaatkan fasilitas ruang oksigen yang tersedia di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.

Halaman:

Tags

Terkini