Baca Juga: Vape etomidate, modus baru narkoba yang kini diduga jerat selebgram Julia Prastini
Saat penggerebekan berlangsung, AS juga dihadirkan dan menunjukkan tanaman ganja yang ditanamnya kepada petugas.
Puluhan pohon ganja ditanam di belakang rumah
Oliestha mengungkapkan, terdapat sekitar 8 batang pohon ganja yang telah berusia kurang lebih 4,5 bulan. Polisi juga menemukan 28 pohon ganja lainnya yang masih berusia beberapa minggu.
"Di lokasi kedua, kami menemukan kurang lebih ada 8 batang pohon ganja yang kurang lebih berusia 4 setengah bulan," ujar Oliestha.
"Ada 28 pohon ganja yang masih berusia kurang lebih baru beberapa minggu," sambungnya.
Tanaman tersebut ditanam menggunakan pot dan polybag di bagian belakang rumah. Polisi juga menemukan penggunaan lampu UV serta jaring berwarna hitam di area penanaman.
Peralatan tersebut digunakan untuk mengatur suhu dan kelembapan tempat tanaman ganja tersebut dibudidayakan.
Selain tanaman ganja, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lain dalam penggerebekan tersebut.
"Dari yang bersangkutan kami mengamankan beberapa barang bukti, yaitu berupa pohon ganja, kemudian alat komunikasi, dan lain sebagainya," ungkap Oliestha.
Baca Juga: Antusiasme tinggi, rata-rata lima calon ramaikan Pilkades di 16 desa wilayah Jalancagak
Rumah tersebut diketahui merupakan milik AS dan ditempati bersama anak serta istrinya.
Meski menjadi tempat tinggal keluarga, bagian belakang rumah digunakan untuk menanam tanaman yang diduga merupakan ganja.
AS positif sabu dan ganja