Warga patungan Rp80 juta
Fajar mengungkapkan, lebih dari 500 warga ikut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong memperbaiki jalan tersebut.
Masyarakat juga secara swadaya mengumpulkan dana donasi hingga mencapai Rp80 juta. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama proses perbaikan berlangsung.
“Dana yang terkumpul kami pergunakan untuk membiayai pembelian material, operasional serta sewa alat berat,” beber Fajar.
Selain dukungan dari warga, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah turut menyediakan sejumlah kebutuhan untuk membantu proses perbaikan jalan.
“Selain itu, Pemkab juga menyediakan 1 unit compact untuk pemadatan serta 3 truk pasir dan 3 truk koral,” tambahnya.
Ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 72 meter dengan lebar 4 meter. Perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi rabat beton.
Jalan ditutup sementara selama perbaikan
Untuk mendukung kelancaran proses gotong royong, akses jalan tersebut ditutup sementara selama pengerjaan berlangsung.
Meski demikian, jalan itu sudah dapat dilalui kendaraan roda dua. Sementara kendaraan roda empat hingga roda enam masih belum diizinkan melintas.
Baca Juga: Shell perkuat manufaktur di Indonesia, pabrik Grease Marunda produksi 12 kiloton per tahun
Warga yang hendak menuju Kecamatan Mesidah selama akses utama ditutup dapat menggunakan jalur alternatif.
Rute yang dapat digunakan yakni melalui Kanis, Kecamatan Bandar, hingga Arul Putih.