Baca Juga: Gaji manajer koperasi tak cukup berbasis jabatan, kompetensi dan kinerja harus jadi ukuran
Menunggu mobil tangki datang
Setelah menunggu beberapa waktu, kabar mengenai kedatangan mobil tangki akhirnya membuat para pengendara kembali memiliki harapan untuk segera mendapatkan BBM.
“Sekitar jam 10.30 Wita, akhirnya datang dua mobil tangki. Ku pikir, ‘Nah, ini dia penyelamatnya!’” tuturnya.
Namun, kedatangan mobil tangki ternyata belum membuat proses pengisian kendaraan bisa langsung dilakukan. Pengendara masih harus menunggu proses pengisian BBM dari mobil tangki menuju tangki penyimpanan SPBU.
“Ternyata proses pengisian dari mobil tangki ke tangki SPBU membutuhkan waktu sekitar satu jam per truk. Jadi, setelah menunggu kedatangan dua mobil tangki, masih harus menunggu proses pengisian selesai,” jelasnya.
Baca Juga: PEFINDO turunkan rating Bank BJB, kualitas kredit masih jadi sorotan
Hampir 9 jam menunggu BBM
Pengalaman tersebut membuat waktu tunggu warga jauh lebih panjang dari perkiraan awal.
Pengunggah yang sebelumnya memperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 jam akhirnya harus menunggu hingga hampir sembilan jam.
“Akhirnya, mobilku baru benar-benar diisi bensin sekitar jam 12.45 Wita. Estimasi awal (antre) 2,5 jam, realita 9 jam. What a day,” pungkasnya.
Antrean panjang BBM di Makassar kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Kanaya Whulan, vokalis Emka 9 bentukan Dedi Mulyadi meninggal dunia di RSHS Bandung
Untuk mengurangi penumpukan kendaraan di SPBU, Pemprov Sulsel menerapkan kebijakan pengisian BBM subsidi berdasarkan nomor pelat kendaraan.
Ganjil-genap diterapkan di SPBU Sulsel