Negara tetangga turut meningkatkan kewaspadaan
Dampak karhutla di wilayah Sumatra dan Kalimantan tidak hanya dirasakan di Indonesia.
Krisis kabut asap lintas batas turut membuat sejumlah negara di Asia Tenggara meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara.
Singapura mulai menerbitkan panduan kualitas udara harian setelah pengukuran kualitas udara selama 24 jam memasuki kategori tidak sehat untuk pertama kalinya sejak 2023.
Sementara itu, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan peliburan sekolah di wilayah ibu kota Metro Manila serta belasan provinsi yang terdampak.
Paparan asap akibat karhutla di Indonesia juga menyelimuti sejumlah wilayah seperti Sabah, Semenanjung Malaysia, hingga Brunei.
Baca Juga: Kronologi aksi penjambret HP WNA India di depan hotel Menteng hingga akhirnya dibekuk polisi
Di tengah kondisi tersebut, edukasi mengenai perlindungan kesehatan terus menjadi perhatian masyarakat di wilayah yang terdampak jerebu.
Salah satunya melalui pesan Upin dan Ipin yang mengajak warga Malaysia menjaga kesehatan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.***