news

Saat Upin dan Ipin ikut bersuara soal dampak asap karhutla yang merebak dari Kalimantan-Sumatera

Rabu, 9 September 2026 | 15:54 WIB
Menyoroti dampak asap karhutla di Kalimantan dan Sumatera yang meluas ke sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia (Instagram.com/@upinipinofficial - kalteng.go.id)

Salah satu wilayah yang terdampak berada di kawasan perbatasan, seperti Negara Bagian Sarawak.

Baca Juga: Sudah berada di Selat Sunda sehari sebelum erupsi, pemancing ini bagikan situasi detik-detik Gunung Anak Krakatau muntahkan lava pijar

Kondisi kualitas udara yang masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya bahkan sempat membuat otoritas setempat meliburkan ratusan sekolah.

Pemerintah Malaysia juga memberlakukan status darurat kabut asap di sejumlah distrik sebagai langkah untuk melindungi keselamatan publik.

Sebaran asap tersebut terjadi seiring dengan maraknya karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatra.

Asap dari kebakaran kemudian terbawa hembusan angin hingga menyeberang ke wilayah negara tetangga.

Baca Juga: Bupati Subang tegaskan penanggulangan bencana tak boleh menunggu kejadian, mitigasi harus dimulai dari awal

Karhutla Kalteng capai ribuan hektare

Salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami karhutla adalah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Berdasarkan data hingga Rabu, 9 September 2026, terdapat 105.019 titik hotspot secara kumulatif sejak 1 Januari 2026.

Sementara itu, total luasan lahan yang terbakar akibat karhutla di Kalteng telah mencapai 9.169,22 hektare.

Kepala Badan Penanganan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng, Ahmad Toyib, mengatakan pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan upaya pemadaman terhadap karhutla.

Baca Juga: Dramatis! Masinis KRL di Tanah Abang berhasil tarik rem darurat usai lihat pria lompat ke rel

Upaya tersebut dilakukan melalui pemadaman, operasi udara, patroli pencegahan, hingga edukasi kepada masyarakat untuk menghindari dampak buruk akibat karhutla.

"Upaya dilakukan secara maksimal untuk mencegah api meluas serta meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan," kata Toyib dalam keterangannya pada Rabu, 9 September 2026.

Halaman:

Tags

Terkini